MerahPutih Megapolitan - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mempersilakan warga Pinangsia yang menolak penertiban rumah liar di kawasan Taman Sari dan Pademangan kembali melakukan unjuk rasa.
"Saya akan tetap tegas, kalian mau demo saya silakan. Mau nyerang saya silakan!" tegas Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (27/5).
Lebih lanjut Ahok mengatakan bahwa pemberontakan yang dilakukan oleh warga setempat merupakan salah satu permainan politik di kalangan tertentu.
"Makanya Bapak Gubernur sebelumnya, selalu tidak bisa beresin pembongkaran ini. Selain tidak ada jalan inspeksi, mungkin kita juga terjebak sebagai orang politik. Banyak juga orang politik dari partai, BBM saya, sms saya, telepon bilang itu jangan dibongkar. Nah, saya pikir kalau itu karena kepentingan politik hanya karena berapa ratus orang, apa kamu akan korbanin 10 juta orang?" tegasnya.
Meski demikian, Ahok akan tetap menjalankan tugasnya sebagai gubernur yang baik, yang menginginkan Jakarta bebas dari banjir dan kemacetan. Bukan karena hanya sekedar popularitas saja.
"Nah, saya sih ngerti enggak populer gitu kan. Tapi emang di sini tugas saya bukan populer. Tugas saya kan mau buat jakarta tidak banjir dan tidak macet," tandasnya. (rfd)
BACA JUGA:
Bikin Gaduh, APKLI Bakal Jahit Mulut Ahok Pakai Benang Goni
Dampak Relokasi, PKL Monas Tak Dapat Pembeli Selama Empat Hari
Didemo Warga, Ahok Tetap Lakukan Penggusuran
Dampak Relokasi, PKL Monas Tak Dapat Pembeli Selama Empat Hari