Ahli Hukum Sebut Ricky Rizal Tak Penuhi Unsur Pidana Karena Menolak Menembak

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 04 Januari 2023
Ahli Hukum Sebut Ricky Rizal Tak Penuhi Unsur Pidana Karena Menolak Menembak

Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ricky Rizal alias RR (kedua kiri). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ahli hukum pidana dari Universitas Tarumanagara, Firman Wijaya menjadi saksi ahli meringankan untuk terdakwa pembunuhan Yosua Hutabarat, Ricky Rizal.

Dalam kesaksiannya, Firman menyebut perlu adanya atau timbulnya niat jahat dari seseorang ketika ingin melakukan tindak kejahatan.

Baca Juga:

Pengakuan Ricky Rizal soal Uang Ratusan Juta di Rekeningnya

“Persoalan mental itu harus hadir dulu. Kalau orang mau melakukan tindak kejahatan pidana, yang sering dikatakan para ilmuan, yang disebut mens rea itu, niat jahat itu, maka harus hadir,” ujar Firman dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (4/1).

Firman menuturkan, jika dikaitkan dengan perbuatan jahat, maka perlu adanya mental dan niat jahat seseorang sebelum bertindak kejahatan.

“Kalau dia mengatakan ‘siap saya laksanakan', ‘iya pak saya laksanakan’. Tapi kalau dia katakan ‘maaf pak saya tidak mau', 'saya menolak’, itu mental elemen yang menunjukkan mens rea-nya tidak ada,” ucap Firman yang juga seorang lawyer ini.

Sehingga, perlu adanya elemen yang berkomitmen dalam sebuah perbuatan antara yang memerintah dan menerima perintah.

Baca Juga:

Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal Bakal Bersaksi untuk Richard Eliezer


“Jadi gambaran saya committed elemen, itu harus komit antara yang menyuruh dengan yang disuruh atau yang merintah dan diperintah. Mental elemennya ada di situ,” jelas dia.

Dengan demikian, menurutnya, penolakan atas permintaan perbuatan jahat yang dilakukan oleh seseorang dapat menunjukkan bahwa unsur niat jahat tadi tak terdapat pada elemen mental orang tersebut.

"Jadi, jelas di situ kalau mental elemen itu tak ada, ya bagaimana kita mau menilai itu mens rea," tutur Firman.

Sebagai informasi, dengan alasan tak kuat mental, Ricky Rizal menolak perintah Ferdy Sambo untuk melakukan back-up dengan menembak Brigadir Yosua apabila dia melawan.

Usai penolakan itu, Sambo akhirnya memerintahkan Ricky Rizal untuk memanggil Bharada Richard Eliezer yang akhirnya menjadi eksekutor. (Knu)

Baca Juga:

Ricky Rizal Terima Rp 200 Juta dari Rekening Brigadir J pada 11 Juli 2022

#PN Jaksel #Pengadilan Negeri Jakarta Selatan #Polisi #Pembunuhan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Indonesia
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Sebanyak 10.121 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di SUGBK.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand, Polisi Atur Rute hingga Mobilitas Suporter di GBK
Indonesiaku
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Ketika usianya masih belia dan kehidupannya masih sebagai seorang pelajar, ia sempat mencoba peruntungan di dunia modeling dengan mengikuti ajang Cover Boy.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Sebelum Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Pernah Jadi Semifinalis Cover Boy 1988
Indonesia
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
pemeriksaan yang dijalankan tersebut ditanyakan berapa orang yang bertugas, dan apakah sudah menjalankan prosedur memberikan tembakan peringatan, termasuk senjata api yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Satu Warga Tewas Saat Diduga Tengah Tawuran Akibat Tembakan di Makassar, 5 Polisi Diperiksa
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Tiga tersangka, yakni MR, IN, dan NK, diamankan pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan perumahan U-Ville Bintaro Jaya, Tangerang Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Indonesia
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
akibat kejadian ini menutup sementara tempat usahanya itu. Dan telah mengumumkan di akun medsos tempat usahanya tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
Berita Foto
Polisi Bagikan Masker Gratis kepada Pengendara Motor Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Polisi memberikan masker untuk cgeah dampak abu vulkanik kepada pengendara motor yang melintas di Kawasan Patung Pemuda, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Polisi Bagikan Masker Gratis kepada Pengendara Motor Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Nazli Harahap menuturkan, personel yang disiapkan nantinya dapat digerakkan untuk mendukung pencarian dan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Bagikan