Agar Efektif, Pembagian Bansos saat PSBB Harus Diawasi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 16 April 2020
Agar Efektif, Pembagian Bansos saat PSBB Harus Diawasi

Jakarta mulai salurkan bansos Pembatasan Sosial Berskala Besar. (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai, pola penyaluran bantuan sosial sembako secara bertahap yang dilakukan di DKI Jakarta tak efektif.

Trubus meminta ada pengawasan yang ketat dalam penyaluran bansos tersebut.

Baca Juga:

Bulog Pastikan Stok Beras di Yogyakarta Cukup Hingga Juni 2020

Ia melihat, pemberian ini rawan penyimpangan sehingga perlu pengawasan. Seperti potensi ada yang dikurangi, sabun enggak ada, masker hilang, atau enggak sesuai takaran.

"Ini tentu mesti ada pengawasan yang melibatkan beberapa pihak," ujar Trubus kepada wartawan, Rabu (15/4).

"Jadi pemberian itu diberikan secara terbuka, jadi disaksikan orang banyak semua isinya apa, jangan nanti isinya dikurangi," tambah Trubus.

Menurut Trubus, jika disamaratakan jenis bantuannya, maka masyarakat yang bisa dirugikan.

Ia mencontohkan, jumlah anggota setiap keluarga yang tak sama.

"Karena nilainya kan sangat kecil per KK. Kalau 1 KK keluarga cuma 3-4 orang itu cukup. Kalau 1 KK ada yang 9 gimana?" kata Trubus.

Sejumlah anggota TNI-Polri menyediakan dapur umum dampak COVID-19 di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2020). ANTARA/Devi Nindy/am.
Sejumlah anggota TNI-Polri menyediakan dapur umum dampak COVID-19 di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2020). ANTARA/Devi Nindy/am.

Trubus mencontohkan biskuit kemasan yang diterima masyarakat. Biskuit yang diberikan secara dicicil itu dipastikan tidak akan mencukupi seluruh anggota keluarganya.

"Begitu juga sabun kalau jumlahnya keluarga ada 9 ya enggak cukup ya," ujar pengajar di Universitas Trisakti ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang dalam proses penyaluran bantuan sosial (sansos) selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Setiap harinya sejumlah kelurahan dibagi Bansos ini secara bergantian.

Program ini merupakan bantuan tahap 1 dari Pemprov DKI untuk membantu warga yang terdampak corona. Penerimanya merupakan kalangan miskin dan rentan miskin.

Baca Juga:

Pemerintah Soroti Diskriminasi Penderita Corona yang Sembuh di Masyarakat

Hari Rabu (15/4), terdapat 10 Kelurahan yang menerima bantuan. Paket untuk membantu warga selama PSBB ini diantarakan langsung ke rumah warga melalui perangkat daerah setempat dan dibantu aparat keamanan.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah mengatakan, bantuan yang diberikan berupa paket bahan pangan pokok yaitu beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 lt 1 pouch, dan biskuit 2 bungkus. Selain itu, ia menegaskan tak ada bantuan dalam bentuk uang tunai.

"Serta masker kain 2 pcs, sabun mandi 2 batang, dan tidak ada pemberian berupa uang tunai," ujar Irmansyah. (Knu)

Baca Juga:

Cegah Penularan COVID-19, 450 Peserta Ijtima Ulama Gowa dari Soloraya Wajib Lapor

#Bantuan Sosial #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Badan Pusat Statistik Sebut Warga Desil 1 dan 2 Tidak Otomatis Dapat Bantuan
DTSEN merupakan data yang bersifat dinamis, mengingat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga data perlu diperbarui secara berkala
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 6 menit lalu
Badan Pusat Statistik Sebut Warga Desil 1 dan 2 Tidak Otomatis Dapat Bantuan
Indonesia
Bansos 1.400 Keluarga Penerima Manfaat Ditahan Akibat Terindikasi Judol
Proses verifikasi faktual ini menjadi dasar bagi Kemensos untuk menentukan keberlanjutan status kepesertaan KPM
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Bansos 1.400 Keluarga Penerima Manfaat Ditahan Akibat Terindikasi Judol
Indonesia
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, DPR Minta Kemensos dan BPS Bergerak Cepat
DPR menyoroti ketidaksesuaian data desil yang berpotensi membuat warga miskin kehilangan bansos, subsidi energi, hingga bantuan pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, DPR Minta Kemensos dan BPS Bergerak Cepat
Indonesia
Bansos Agustus 2026 Cair, Begini Cara Cek Penerima BPNT Rp 600 Ribu
Bansos Agustus 2026 masuk penyaluran Triwulan III tahap III. Simak cara cek penerima BPNT Rp 600 ribu melalui laman resmi Kemensos.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Bansos Agustus 2026 Cair, Begini Cara Cek Penerima BPNT Rp 600 Ribu
Indonesia
Perlinsos Digital Terhubung 8 Kementerian/Lembaga, Proses Verifikasi Bansos Cuma Butuh 5 Menit
Uji coba Perlinsos Digital memangkas proses pendaftaran dan verifikasi bansos dari yang sebelumnya hingga 200 hari menjadi sekitar lima menit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Perlinsos Digital Terhubung 8 Kementerian/Lembaga, Proses Verifikasi Bansos Cuma Butuh 5 Menit
Indonesia
253 Ton Bantuan Telah Terkirim ke NTT, Pemerintah Percepat Distribusi ke Wilayah Terdampak
Pemerintah telah mengangkut 253 ton logistik bantuan ke NTT hingga hari kelima pascagempa. Lima pesawat kembali membawa 65 ton bantuan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
253 Ton Bantuan Telah Terkirim ke NTT, Pemerintah Percepat Distribusi ke Wilayah Terdampak
Indonesia
Prabowo Klaim MBG hingga Hilirisasi tak Lagi Jadi Rencana di Atas Kertas, Sudah Dirasakan Rakyat
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa program MBG hingga hilirisasi sudah dirasakan rakyat.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Klaim MBG hingga Hilirisasi tak Lagi Jadi Rencana di Atas Kertas, Sudah Dirasakan Rakyat
Indonesia
Tunggu Anggaran Rp 17,52 Triliun Cair, Bantuan Pangan Beras Disalurkan Sekaligus Buat 3 Bulan
Total beras sebanyak 997,2 ribu ton akan digelontorkan kepada 33,24 juta KPM masing-masing 10 kilogram (kg) dengan alokasi 3 bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Tunggu Anggaran Rp 17,52 Triliun Cair, Bantuan Pangan Beras Disalurkan Sekaligus Buat 3 Bulan
Indonesia
33,2 Juta Keluarga Tetap Dapat Bantuan Buat Stabilkan Harga Beras
Inflasi pangan berdasarkan tahun kalender Januari hingga Juni 2026 tercatat sebesar 1,61 persen atau lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,15 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
33,2 Juta Keluarga Tetap Dapat Bantuan Buat Stabilkan Harga Beras
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Beredar konten yang berisi imbauan Menkeu Purbaya meminta masyarakat untuk mendaftar ke Pemda untuk dapat dana hibah. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut Dana Hibah Cair, Imbau Masyarakat Daftar ke Pemda
Bagikan