Ada Dua Tamu Sebelum Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 10 Oktober 2015
Ada Dua Tamu Sebelum Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung

Ilustrasi Tindak Kejahatan yang Sedang Diselidiki Polisi (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Warga Komplek Perumahan Adika Elok, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, sangat kehilangan sosok tetangga Ny. Dayu yang dikenal dengan periang. Begitu pun dengan putranya Yuel (5), warga tak menyangka keduanya meningal dunia secara tragis.

Dayu Dayu Priambarita dan putranya Yuel ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar tidur, sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (8/10). Anak-ibu ini ditemukan tak bernyawa oleh Henu Pujo Leksono (45). Henu merupakan suami Dayu dan ayah Yuel.

"Saya sangat merasa kehilangan seorang teman periang, yang setiap hari bersama-sama pergi belanja ke pasar," ujar tetangga Dayu, Yulia Rahmawati (45) saat ditemui merahputih.com di kediamannya, Komplek Perumahan Adika Elok, Cakung, Jumat (9/10).

Yulia menceritakan, Dayu adalah sahabat yang baik. Warga tidak tahu kejadian yang menimpa Dayu dan putranya. Pada pagi hari sebelum kejadian tragis itu, Dayu sempat berbelanja sayur di komplek perumahan.

Warga lain juga mengatakan, tidak menyangka kejadian tersebut menimpa Dayu dan putranya. Dayu dikenal baik oleh tetangga. Pagi-pagi, sebelum sorenya ditemukan meninggal dunia, Dayu terlihat mengantarkan Yuel ke sekolah.

Suatu hari, Dayu pernah bercerita kepada salah seorang warga bahwa ia pernah ada utang-piutang dengan seseorang. Tapi, Dayu tak bercerita banyak soal utang-piutang tersebut.

Pada siang hari waktu kejadian, Kamis (8/10), warga sempat melihat dari jauh ada tamu perempaun yang masuk ke rumah Dayu. Dan, selang beberapa lama kemudian tamu perempuan itu keluar, lalu masuk lagi tamu yang kedua seorang laki-laki. Warga tidak menaruh curiga saat itu, juga tidak tahu apakah dua orang itu berhubungan dengan pembuhunan Dayu dan Yuel. Warga juga tidak memerhatikan kedua orang yang bertamu ke rumah Dayu itu.

"Saat itu, saya tidak lihat dengan jelas karena saya sibuk belanja di toko yang terletak berhadapan dengan rumah korban," kata Yulia. (gms)

 

Baca Juga:

  1. Ibu dan Anak Korban Pembunuhan di Mata Warga
  2. Pembunuh Ibu dan Anak di Cakung Diduga Orang Dekat
  3. Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung Aksi Balas Dendam?
  4. Ibu dan Anak yang Dibunuh di Cakung Sudah Terencana
  5. Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
#Ibu Dan Anak #Kasus Kematian Ibu Dan Anak #Pembunuhan
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
WNA Brunei tewas dianiaya dengan botol kaca di Blok M, Jakarta Selatan. Korban dan pelaku sempat menginap bersama di hotel. Polisi menangkap pelaku MIA tanpa perlawanan
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
Indonesia
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
WNA Brunei MHF tewas setelah pelaku MIA tersulut emosi akibat pesan suara bernada tantangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Indonesia
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
DPR menilai kasus ini mengandung sejumlah kejanggalan yang tidak boleh diabaikan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Komisi III Desak Polri- Kejagung Usut Kejanggalan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu
ShowBiz
Jaksa Ungkap D4vd Punya Gambar Pelecehan Seksual Anak saat Ditangkap
Penemuan tersebut terjadi setelah jaksa mendapat surat perintah penggeledahan dalam penyelidikan bagaimana Celeste Rivas Hernandez meninggal dan berakhir di mobil Tesla D4vd.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Jaksa Ungkap D4vd Punya Gambar Pelecehan Seksual Anak saat Ditangkap
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
ShowBiz
D4vd Akhirnya Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Remaja Perempuan, Pengacara Berkukuh Kliennya tak Bersalah
D4vd menjadi target penyelidikan dalam dugaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez, yang jasadnya ditemukan di dalam mobil Tesla miliknya pada September 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
D4vd Akhirnya Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Remaja Perempuan, Pengacara Berkukuh Kliennya tak Bersalah
Bagikan