Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Abu Kremasi Lemmy Kilmister Dikemas dalam Bentuk Peluru

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Maret 2021
Abu Kremasi Lemmy Kilmister Dikemas dalam Bentuk Peluru

Pentolan Motorhead, Lemmy Kilmister. (Foto: Instagram/@officialmotorhead)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN hanya bad ass saat di atas panggung saja, mendiang Lemmy Kilmister, pentolan dari band thrash metal Motorhead ini memberikan wasiat kematiannya untuk menaruh abu kremasinya di sejumlah peluru, dan akan diberikan kepada teman-teman terdekatnya.

Salah satu abu tersebut diterima oleh Riki Rachtman, seorang sahabat sekaligus mantan pembawa acara MTV Headbangers Ball, sebelum meninggal, Lemmy meminta abunya dikumpulkan dalam peluru.

Baca juga:

Neil Young Bakal Rilis Materi Album yang Pernah Hilang pada 1980

“Sebelum kematiannya #Lemmy meminta abunya untuk dimasukkan ke dalam beberapa peluru & dibagikan kepada teman-teman terdekatnya. Hari ini, saya menerima peluru dan benar-benar meneteskan air mata,” tulis Rachtman dalam unggahan Twitternya, Selasa (23/3).

Abu Kremasi Lemmy Kilmister Dikemas dan Dibagikan dalam Bentuk Peluru
Abu kremasi Lemmy Kilmister di dalam sebuah peluru. (Foto: Twitter/@RikiRachtman)

Setelah postingan dari Riki Rachtman, foto peluru Lemmy lainnya juga pernah dibagikan pada 2020 oleh mantan bintang tenis, Pat Cash. Dalam postingan Instagramnya, Cash mengungkapkan bahwa abu peluru tersebut diberikan kepada Whitfield Crane, penyanyi dari Ugly Kid Joe.

“#Lemmy (RIP) dari #Motorhead meminta agar abunya dimasukan ke dalam peluru dan diberikan kepada teman-teman terdekatnya, tadi malam disajikan kepada teman saya #WhitFieldCrane saat kami makan malam di ‘Lemmy Bar’ The Rainbow,” tulis Cash pada 28 Februari 2020.

Baca juga:

Buku Otobiografi Ronnie James Dio Rilis Juli 2021

Abu Kremasi Lemmy Kilmister Dikemas dan Dibagikan dalam Bentuk Peluru
Abu kreamis tersebut diberikan ke teman terdekat Lemmy Kilmister. (Foto: Instagram/@therealpatcash)

Seperti yang diketahui, Lemmy Kilmister meninggal pada 28 Desember 2015 di usia 70 tahun, disebabkan oleh kanker prostat, aritmia jantung, dan gagal jantung. Pemakamn Lemmy digelar di Los Angeles pada 9 Januari 2016 lalu, dengan kehadiran beberapa musisi rock, seperti Dave Grohl dan Slash.

Terinspirasi ketika melihat konser The Beatles di masa remaja, bahkan Lemmy muda pernah membantu Jimi Hendrix sebagai roadie (kru). Kemudian pada 1972, ia bergabung sebagai bassis Hawkwind, usai dipecat, Lemmy putuskan untuk membentuk band baru yang kini dikenal sebagai Motorhead.

Terbentuk pada 1975 di London, Britania Raya. Motorhead meraih kesuksesan dan memengaruhi banyak kelompok musik lainnya. Mereka juga dianggap sebagai salah satu band dalam ‘New Wave of British Heavy Metal’.

Lebih dari 20 album sudah dilahirkan oleh Motorhead dan masih belum ada yang bisa menggantikan median Lemmy Kilmister dengan semua bakat yang dimilikinya. (far)

Baca juga:

Rayakan Ulang Tahun, Alice Cooper Rilis Single 'Social Debris'

#Musik #Legenda Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
NPD merilis single ketiga 'Lupain Aku Plis'. Mengangkat kisah seseorang yang memilih tetap melangkah saat sosok yang dulu diharapkan justru datang kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
ShowBiz
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
HIVI! merilis single terbaru 'MAIN' yang mengangkat pesan tentang menikmati hidup, berdamai dengan keadaan, dan tetap bersyukur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
ShowBiz
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
Hampir dua dekade tanpa karya baru, The Monophones akhirnya kembali. Lewat single 'Yang Hilang dan Kembali', mereka menghadirkan aransemen akustik yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
ShowBiz
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
Tyla merilis single terbaru 'That Girl' lagu utama menuju album A*POP. Lagu ini terinspirasi dari kenangan masa kecil dan menjadi upaya memperkenalkan budaya Afrika.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
Lagu ini bukan sekadar pelengkap upacara, melainkan juga pengingat akan jasa, pengorbanan, serta semangat para pahlawan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
ShowBiz
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
Recording Academy resmi menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027. Musik Asia memasuki babak baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Bagikan