9 WNI Masih Terjebak di Ukraina, Kemlu: Kondisi Mereka Aman
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Ukraina tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (3/3). Foto: ANTARA
MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) masih terus melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Ukraina. Kabarnya, ada sembilan WNI yang terjebak di Chernihiv.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kiev terus memonitor kondisi mereka secara virtual, walau jaringan sempat terganggu. Kemlu mengklaim, mereka dalam kondisi aman dan pasokan logistik memadai.
Baca Juga
"Mereka diminta tetap berada di Chernihiv karena saat ini masih terjadi pertempuran," jelas Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha kepada wartawan, Selasa (8/3).
Untuk sembilan WNI yang terjebak ini, kata Judha, KBRI Kiev terus berkomunikasi intensif dengan berbagai pihak di Ukraina dan Rusia untuk bisa memberikan safe passage atau jalur evakuasi aman bagi WNI.
KBRI Kiev, lanjut dia, juga telah siapkan penjemputan bagi sembilan WNI jika jalur aman evakuasi telah dikonfirmasi kedua belah pihak yang bertikai.
"Komunikasi intensif sedang dilakukan dengan pihak-pihak di Ukraina dan Rusia," ucap Judha.
Baca Juga
Diberitakan sebeumnya, sebanyak 83 WNI yang dievakuasi dari Ukraina tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (3/3) sekitar pukul 17.13 WIB.
Dalam penerbangan tersebut, ada juga beberapa warga negara Ukraina yang merupakan keluarga dari pernikahan dengan WNI.
Adapun rincian penumpang yang datang terdiri dari 12 pria, 50 wanita, 17 anak, dan 4 orang ekspatriat. (Knu)
Baca Juga
Menteri BUMN Puji Garuda dalam Misi Kemanusiaan Evakuasi WNI dari Ukraina
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari