MerahPutih Nasional- Sebanyak 875 buruh migran Indonesia (BMI) yang dideportasi pemerintah Malaysia dipulangkan ke tanah air. Pemulangan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal menggunakan lima pesawat Hercules milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
"Pagi tadi lima pesawat tersebut sudah take-off ke Malaysia untuk menjemput para TKI yang ada disana," kata Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Mayos Sus Fil Fadri seperti dilansir dari rri.co.id, di Pekanbaru, Riau, Selasa (23/12).
Setelah tiba di Malaysia, lanjut Filfadri, 5 pesawat Hercules yang membawa TKI tersebut akan langsung di bawa ke Jakarta.
Berdasarkan informasi yang ada TKI yang dijemput itu adalah mereka yang sebelumnya diamankan Kepolisian Diraja Malaysia, karena masuk ke negara tersebut melalui akses Ilegal.
Diberitakan sebelumnya, pemulangan BMI akan dibagi dalam dua tahap. Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Herman Prayitno, mengatakan pada Selasa (23/12) jumlah BMI yang dipulangkan sebanyak 533 buruh.
Sedangkan pada hari kedua 3 pesawat Hercules akan mengangkut 342 BMI menuju Halim Perdana Kusumah dan selanjutnya akan diberangkatkan ke daerah tujuan tempat asal mereka seperti Medan, Surabaya, Pekanbaru dan lainnya.
Setibanya di Halim Perdana Kusumah mereka akan disambut oleh pejabat Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, BNP2TKI dan Kementerian Sosial.
BMI yang dipulangkan tersebut adalah mereka yang sebelumnya ditampung di sejumlah depo imigrasi di semenanjung Malaysia dan kasusnya telah diselesaikan.
Saat ini masih terdapat ratusan lagi BMI yang menunggu selesainya kasus mereka. Secara keseluruhan terdapat 1400 WNI yang ditampung di depo seperti KLIA, Semenyih dan Bukit Jalil.
"Sebagiannya akan dipulangkan besok dan lusa, sedangkan sisanya akan diupayakan kepulangannya pada tahun depan," tegas Herman Senin (22/12). (MP/BHD)