Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

72 Bungkus Sabu Disimpan di Ciledug, Polisi Duga Bakal Diedarkan di Jabodetabek

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 02 Juli 2024
72 Bungkus Sabu Disimpan di Ciledug, Polisi Duga Bakal Diedarkan di Jabodetabek

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Brigjen Hengki. (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peredaran narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya seolah tak ada hentinya. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya kali ini menggerebek sebuah kontrakan di kawasan Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Senin (1/7) malam.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Brigjen Hengki menjelaskan, rumah kontrakan tersebut diduga dijadikan gudang penyimpanan puluhan bungkus sabu.

“Narkoba itu disimpan di suatu tempat. Disimpan di rumah kontrakan, tidak ada yang menyangka,” kata Hengki di lokasi, dikutip Selasa (2/7).

Hengki mengatakan, terbongkarnya gudang sabu tersebut berawal dari penangkapan dua orang berinisial R (29) dan A (19) yang diungkap oleh Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Dari kedua pria tersebut yang merupakan kurir itu disita sabu seberat 1 kilogram.

Baca juga:

Penyuplai Sabu ke Virgoun Ternyata Bekas Crew Band Last Child

“Narkoba itu disimpan di tas dan yang bersangkutan sedang membawa kunci ini (kontrakan),” ungkap Hengki yang bakal menjabat sebagai Wakapolda Banten ini.

Polisi, kemudian melakukan pengembangan hingga bergerak ke rumah kontrakan di Ciledug tersebut. Di lokasi, didapati 72 bungkus teh Cina yang berisikan narkotika jenis sabu.

“72 bungkus, satu bungkusnya mungkin satu kiloan,” beber Hengki.

Hengki belum mengetahui asal-muasal sabu tersebut serta sejak kapan mereka berdua beraksi. Dia menduga, sindikat ini memonitor gerak Kepolisian sebelum mengedarkan 72 bungkus sabu itu.

"Para sindikat peredaran narkoba memanfaatkan momen. Mungkin kami sedang sibuk, semua merayakan hari Bhayangkara," kata Hengki.

Sabu itu disinyalir hendak diedarkan di wilayah Jabodetabek. "Kalau dari barang bukti itu, diedarkan di sekitar Jabodetabek ya, termasuk Bekasi, Depok, Tangerang sini juga," kata Hengki yang baru ‘pecah bintang’ jadi Brigjen ini.

Baca juga:

Hakim Pengadilan Aceh Timur Vonis Mati 6 Penyelundup 74 Kg Narkoba

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui sepak terjang sindikat ini.

“Barang bukti dan dua orang kurir narkoba sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Nanti akan kami rilis selengkapnya untuk mengetahui asal narkoba ini,” tutup Hengki. (Knu)

#Polda Metro Jaya #Sabu-sabu #Ciledug
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Polda Metro Jaya selidiki kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. Dugaan korban Karumga eks Jampidsus masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Bagikan