Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

700 Calon TKI Jadi Korban Penipuan PT Mega Mulia Indonesia

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 30 November 2015
700 Calon TKI Jadi Korban Penipuan PT Mega Mulia Indonesia

Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi berjoget pada acara pertemuan 1000 TKI dan Diaspora Indonesia , Jakarta, Selasa (11/8). (ANTARA FOTO/Fanny Kusumawardhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Korban penipuan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dilakukan oleh PT Mega Mulia Indonesia mencapai 700 orang. Hal itu diketahui usai satu di antara korban melaporkan penipuan tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (30/11).

Menurut seorang korban bernama Jeny (45), korban penipuan perusaan di tersebar di seluruh Indonesia. Jeny mengungkapkan, korban penipuan keberangkatan TKI oleh PT Mega Mulia Indonesia mencapai 700 orang. Korban tersebut tersebar seperti di Jakarta, Tanggerang, Sumatera dan beberapa kota di Kalimantan.

"Di Jakarta dan Tanggerang saja sudah 200 orang korbannya, belum lagi yang di luar daerah. Mereka (PT Mega Mulia Indonesia) benar-benar pintar, mulai dari tanda tangan pejabat kementerian dan cap pun mereka palsukan," kata Jenny penuh kesal di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/11).

Sementara itu, korban lain yang bernama Siti Khodijah (45) yang pernah bekerja di luar negeri beberapa waktu lalu pun ikut menjadi korban. Pada mulanya, Siti menganggap PT Mega Mulia Indonesia bekerja sesuai standar pengiriman TKI ke luar negeri.

"Pikir saya, yang ikut banyak dan karena iming-iming gaji yang besar pula, padahal dulu waktu saya melamar untuk bekerja di luar negeri, langsung diwawancarai perwakilan perusahaannya dan didampingi perwakilan oleh Departemen Tenaga Kerja (Depnaker)," ujar wanita yang pernah bekerja di Arab Saudi ini.

Akibat peristiwa penipuan tersebut, ratusan orang mengalami kerugian yang beragam tergantung dari tingkat pendidikannya. Ada yang merugi Rp8 Juta hingga Rp20 Juta. Semua korban tersebut termakan buaian gaji yang ditawarkan PT Mega Mulia Indonesia sebesar ¥170.000 (170 ribu yen) atau Rp17 juta per bulan. (gms)


BACA JUGA:

  1. Merasa Ditipu, Puluhan Calon TKI Polisikan PT Mega Mulia Indonesia
  2. Waspadai Sindikat Internasional Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi
  3. Pelaku Penipuan Jasa TKI ke Korea Teriak-Teriak di Polda Metro Jaya
  4. Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Jasa TKI ke Korea Selatan
  5. Polisi Akui Sulit Tangkap Sindikat Penipuan via SMS
#Polda Metro Jaya #PT Mega Mulia Indonesia #Penipuan Calon TKI #TKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Selain PWI, MIO Indonesia juga melaporkan dugaan penghinaan profesi wartawan yang dilakukan Hotman Paris. Polisi masih verifikasi berkas dan barang bukti.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Indonesia
Laporan PWI Diterima, Polda Pastikan Proses Hukum Hotman Paris Transparan
Polda Metro Jaya menerima laporan PWI terhadap Hotman Paris atas dugaan penghinaan profesi wartawan. Polisi pastikan proses hukum berjalan profesional dan transparan.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Laporan PWI Diterima, Polda Pastikan Proses Hukum Hotman Paris Transparan
Indonesia
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Polda Metro Jaya imbau masyarakat waspada modus penipuan penyidikan online via Google Meet. Polisi tegaskan tidak pernah lakukan pemeriksaan virtual.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Indonesia
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Tim Gabungan Polri dan Polda Metro Jaya menyerahkan barang bukti kasus eks Jampidsus ke Kejagung. Hasil uji menunjukkan emas 74 kg dan USD asli, sementara konfirmasi dolar Singapura masih menunggu.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Indonesia
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Polisi melimpahkan Don Ritto ke Kejagung. Barang bukti 74 kg emas dan uang Rp 536 miliar ikut diserahkan.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Indonesia
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Polisi menggandeng FBI dan Secret Service AS untuk mengusut kasus korupsi Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Indonesia
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri
Pencegahan dilakukan berdasarkan permohonan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui surat tertanggal 11 Juli 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri
Indonesia
Barang Bukti Penggeledahan Kasus Korupsi dan TPPU Dapat Pengamanan Khusus dari Polisi
Barang bukti itu didapat dari penggeledahan di sejumlah tempat sejak Rabu (10/6).
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Bukti Penggeledahan Kasus Korupsi dan TPPU Dapat Pengamanan Khusus dari Polisi
Bagikan