7 Tips Nyaman Berlibur Di Tengah Kecemasan Wabah Ebola

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 28 Oktober 2014
7 Tips Nyaman Berlibur Di Tengah Kecemasan Wabah Ebola

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Wabah Ebola yang telah merenggut sekitar 15.000 nyawa penduduk Afrika, menjadi “hantu” bagi para pelancong yang hendak bersafari ke benua hitam itu. Hal ini menjadikan banyak wisatawan terpaksa membatalkan liburan keluarga yang sudah direncanakan. Kebanyakan dari mereka khawatir terjangkit virus mematikan itu baik di dalam pesawat, bandara, maupun di negara tujuan berlibur. Sejumlah negara di Eropa dan Amerika, bahkan sudah menyiapkan ruang karantina bagi penumpang yang keluar masuk ke negara-negara Afrika, hal ini sebagai antisipasi untuk menghindari merebaknya virus Ebola.

 Berikut ini adalah tujuh cara untuk membuat anda tetap nyaman saat berlibur ke negara yang dilanda wabah Ebola.

  1.     Jangan cemaskan sirkulasi udara di dalam pesawat.

Selama ini kita berpikir udara dalam pesawat tidak aman karena banyak bermacam orang didalamnya, tapi taukah anda, jika udara di dalam cabin sudah melalui proses HEPA-Grade filtration system. Yaitu sistem filterisasi udara yang 99%  bisa mematikan virus dan bakteri .

50% udara dalam cabin telah disaring dan didaur ulang, dan 50% lainnya diambil dari luar.

  1.     Usahakan tangan anda tetap bersih

Tangan adalah salah satu media penyebaran virus dan bakteri yang sangat cepat. Ketika kita bersentuhan dengan seseorang yang sedang terjangkit virus dan kita tidak menjaga kebersihan tangan, kemungkinan besar kita bisa tertular. Untuk itu selalu jaga kebersihan dan kesehatan tangan anda dimanapun dan kapanpun.

  1.     Kontrol hasrat berkuliner anda

Ketika mengunjungi suatu negara untuk berlibur, tentunya hasrat untuk mencoba jenis makanan khas negara tersebut sangatlah besar. Tapi, cobalah untuk sedikit mengontrol hasrat itu, selektiflah dalam memilih makanan apa yang akan anda santap khususnya ketika berkunjung ke negara yang “rawan” penyakit. Pilihlah rumah makan yang terlihat bersih dan higenis.

  1.     Mengenali air yang baik untuk anda minum

Cobalah untuk mengenali air yang akan anda minum, sebisa mungkin hanya meminum air yang dikemas dengan higenis dan aman.

  1.     Tingkatkan kualitas kekebalan tubuh anda sebelum sampai ketempat tujuan

Virus maupun bakteri sangat mudah menyerang tubuh yang lemah, pastikan anda sehat ketika ingin bertraveling. Cobalah mengkonsumsi suplemen atau vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh anda dibarengi dengan olahraga yang teratur.

  1.     Bentengi tubuh anda dengan antibiotik yang cocok

Pilihlah antibiotik yang cocok dengan tubuh anda sebelum ataupun ketika anda sudah terkena virus. Bawalah obat-obatan yang anda biasa gunakan di rumah.

  1.     Hindari orang-orang yang beresiko terjangkit penyakit

Pastikan ketika anda sedang berlibur di negara yang sedang terkena wabah virus seperti Ebola, untuk memilih orang yang sudah terjamin kesehatannya, bukan orang yang mempunyai resiko terjangkit penyakit tersebut. Seperti jangan memilih pemandu wisata anda dari daerah yang terindikasi positif ada penyebaran virus.

#Travel #Virus Ebola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Dunia
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Hingga kini, belum ada vaksin atau pengobatan yang secara resmi disetujui untuk Bundibugyo, jenis Ebola baru tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Kasus Ebola di Kongo Makin Menggurita, 10 Negara Afrika Perketat Perbatasan
Indonesia
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Wabah Ebola ini terjadi di sebuah wilayah yang telah terdampak konflik bersenjata selama 30 tahun, dengan kebutuhan bantuan kemanusiaan yang tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 2.476 Orang Meninggal Dalam 20 Hari
Dunia
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
WHO umumkan wabah Ebola di RD Kongo kini wabah terbesar kedua sepanjang sejarah dengan 4.449 kasus terkonfirmasi dan 2.061 kematian.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Dunia
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Virus tersebut menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu setelah kematian pertama yang diketahui.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
 Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Bagikan