MERAHPUTIH.COM - KASUS dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi perhatian publik setelah Bareskrim Polri mengungkap adanya dugaan penyadapan ilegal terhadap sejumlah nomor telepon milik Presiden, pejabat negara, tokoh politik, jurnalis, aktivis, hingga pengusaha.
Dalam pengungkapan pada 3 November 2026, polisi menyebut dugaan penyadapan tersebut berlangsung pada periode 2025 hingga 2026. Sejumlah nomor telepon diduga dimasukkan ke sistem penyadapan tanpa melalui prosedur dan verifikasi yang semestinya.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa keamanan komunikasi digital merupakan hal penting bagi siapa pun. Meski tidak semua penyadapan meninggalkan tanda yang mudah dikenali, terdapat sejumlah perubahan pada ponsel yang patut diwaspadai, terutama jika terjadi secara tiba-tiba dan tanpa alasan yang jelas.
Baca juga:
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Tujuh Tanda Ponsel Kena Sadap
1. Baterai Ponsel Cepat Habis
Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah daya baterai yang mendadak lebih cepat terkuras meskipun penggunaan ponsel tidak mengalami perubahan berarti.
Perangkat lunak pemantau atau spyware dapat bekerja di latar belakang untuk mengumpulkan dan mengirimkan informasi. Aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan konsumsi daya.
Namun, baterai yang cepat habis juga bisa disebabkan usia perangkat, aplikasi yang berjalan, atau kondisi jaringan. Karena itu, tanda ini perlu diperiksa bersama gejala lainnya.
2. Ponsel Terasa Panas meski tidak Digunakan
Ponsel yang terasa panas saat tidak menjalankan aplikasi berat juga patut diperhatikan.
Aktivitas aplikasi di latar belakang dapat membebani prosesor dan membuat perangkat bekerja lebih keras. Jika kondisi ini terjadi berulang kali tanpa penyebab yang jelas, pengguna dapat memeriksa aplikasi yang mengonsumsi daya paling besar.
Meski begitu, suhu perangkat juga dipengaruhi oleh pengisian daya, lingkungan, dan aktivitas sistem.
3. Penggunaan Data Internet Meningkat Drastis
Spyware yang mengumpulkan informasi dari perangkat dapat mengirimkan data tersebut melalui koneksi internet. Akibatnya, penggunaan data seluler mungkin meningkat meskipun pengguna merasa tidak banyak mengakses internet.
Untuk memeriksanya, pengguna dapat membuka pengaturan penggunaan data pada ponsel dan melihat aplikasi yang mengonsumsi kuota paling besar. Perhatikan apabila terdapat aplikasi yang tidak dikenal atau penggunaan data latar belakang yang tidak wajar.
4. Muncul Aplikasi yang tidak Pernah Dipasang
Keberadaan aplikasi asing yang tidak diingat pernah diunduh juga menjadi salah satu tanda yang perlu ditelusuri. Beberapa aplikasi pemantau dapat menyamarkan diri menggunakan nama atau ikon yang menyerupai layanan sistem agar tidak mudah dikenali.
Pengguna sebaiknya memeriksa daftar aplikasi yang terpasang, termasuk izin akses terhadap mikrofon, kamera, lokasi, kontak, dan pesan. Jika ditemukan aplikasi mencurigakan, pastikan terlebih dahulu apakah aplikasi tersebut merupakan bagian dari sistem sebelum menghapusnya.
5. Kamera atau Mikrofon Aktif tanpa Alasan
Ponsel modern memiliki indikator yang menunjukkan ketika kamera atau mikrofon sedang digunakan. Jika indikator tersebut muncul ketika tidak ada aplikasi yang sedang menggunakan kamera atau mikrofon, pengguna perlu memeriksa aplikasi yang memiliki izin akses terhadap kedua fitur tersebut.
Pada Android, pengguna dapat memanfaatkan fitur Privacy Dashboard untuk meninjau aktivitas izin aplikasi. Sementara pada iPhone, pengaturan privasi memungkinkan pengguna memeriksa dan membatasi akses aplikasi terhadap kamera maupun mikrofon.
Aktivitas yang tidak dikenal bukan bukti pasti penyadapan, tetapi layak ditelusuri lebih lanjut.
6. Ponsel Mendadak Melambat atau Sering Bermasalah
Ponsel yang tiba-tiba menjadi lambat, aplikasi sering tertutup sendiri, atau perangkat mengalami gangguan tanpa sebab jelas juga dapat menjadi indikasi adanya aktivitas yang tidak biasa.
Perangkat lunak berbahaya bisa menggunakan sumber daya ponsel untuk menjalankan proses tertentu di latar belakang.
Meski demikian, masalah tersebut juga dapat muncul akibat kapasitas penyimpanan yang hampir penuh, sistem operasi yang belum diperbarui, atau aplikasi yang bermasalah. Pengguna perlu memeriksa kondisi perangkat secara menyeluruh sebelum menyimpulkan adanya penyadapan.
7. Ada Aktivitas Akun yang tidak Dikenali
Penyadapan atau pemantauan tidak selalu dilakukan melalui aplikasi yang terpasang di ponsel. Akun digital yang berhasil diakses pihak lain juga dapat membuka peluang pemantauan terhadap informasi pribadi.
Perhatikan apabila terdapat perangkat asing yang masuk ke akun Google atau Apple, perubahan pengaturan keamanan tanpa sepengetahuan pengguna, maupun aktivitas login yang mencurigakan.
Kamu disarankan memeriksa daftar perangkat yang terhubung ke akun dan segera mengeluarkan perangkat yang tidak dikenal.(Far)
Baca juga:
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum