7 Gerakan Yoga untuk Atasi Masalah Pencernaan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juli 2024
7 Gerakan Yoga untuk Atasi Masalah Pencernaan

Gerakan dalam yoga dipercaya dapat sekaligus mengobati. (Foto: Pexels/Cliff Booth)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gangguan pencernaan merupakan masalah paling umum yang dialami banyak orang. Jika seseorang mengalami hal ini, rasa tidak nyaman pasti mengganggu hingga tidak sulit beraktivitas.

Namun untuk mengatasi masalah pencernaan ini tidak perlu buru-buru untuk mengkonsumsi obat, laman Yoga Journal melansir ada tujuh gerakan yoga yang dapat membantu mengatasi masalah pencernaan.

1. Marjaryasana-Bitilasana (Cat-Cow)

Lakukan gerakan di mana tangan di bawah bahu dan lutut di bawah pinggul. Tarik napas saat menjatuhkan pusar ke arah tanah dan angkat jantung dan pinggul ke langit ke Bitilasana (Pose Sapi).

Rentangkan bahu dan menjauhi telinga. Saat menghembuskan napas, putar punggung atas ke arah langit, arahkan pandangan ke pusar dan tekan tangan dan kaki ke tanah dalam Marjaryasana (Pose Kucing). Lanjutkan selama 10 putaran.

Bernapas dalam-dalam dengan kedua pose ini akan memijat organ-organ. Secara bergantian menekan dan memanjangkan usus, membawa darah segar ke sel-sel epitel, yang bertanggung jawab untuk kesehatan fungsi usus.

Baca juga:

Yoga Surya Namaskar Ampuh Turunkan Berat Badan

2. Adho Mukha Svanasana (Pose Anjing Menghadap ke Bawah)

Lakukan Pose papan untuk mengatur tangan dan kaki. Letakkan tangan selebar bahu dan kaki selebar pinggul. Kemudian, dengan menggunakan otot inti, tekan pinggul ke arah atas dan ke belakang. Lakukan gerakan melebarkan punggung, tekuk lutut sedikit untuk memanjangkan tulang belakang dan rentangkan bahu lebar-lebar.

Gunakan Down Dog untuk menarik napas dalam-dalam ke dalam perut, tarik pusar ke atas dan ke arah belakang jantung setiap kali berusaha mengeluarkan napas. Bernapaslah selama 5 hingga 10 putaran.

3. Utthita Trikonasana (Extended Triangle Pose)

Dari Down Dog, langkahkan kaki kiri ke depan untuk melakukan High Lunge lalu luruskan kaki kiri. Gerakkan kaki kanan ke arah depan sejauh 6 inci dan miringkan sehingga jari-jari kaki menghadap ke sudut kanan depan matras.

Jaga agar tumit tetap rata di lantai. Putar badan, buka tubuh ke kanan. Angkat tangan kanan ke langit dengan telapak tangan menghadap ke luar, dan letakkan tangan kiri dengan ringan di tulang kering kiri, di atas balok, atau di lantai.

Regangkan bagian atas kepala ke depan saat mencapai tulang ekor ke arah tumit kanan. Tarik napas Utthita Trikonasana selama 5-10 napas lalu lanjutkan ke Parivrtta Trikonasana (bawah) sebelum berpindah sisi.

4. Parivrtta Trikonasana (Revolved Triangle Pose)

Lepaskan tangan kanan ke lantai dan ratakan pinggul. Jagalah pinggul kanan tetap sejajar dengan kiri. Jaga agar kaki tetap stabil dan kuat dengan menggerakkan paha depan dan menjaga kedua lutut sedikit tertekuk.

Putar ke kiri dan raih lengan kiri ke atas ke arah langit dengan telapak tangan menghadap menjauhi tubuh. Tarik napas dalam pose ini selama 5 napas, lalu ulangi Utthita Trikonasana dan Parivrtta Trikonasana di sisi lainnya.

Dengan mengompresi dan melepaskan usus besar dalam pose ini, akan merangsang organ tubuh. Bagi mereka yang mengidap Penyakit Radang Usus, Disarankan berhati-hati dalam pose ini, karena dapat menyebabkan tekanan yang tidak diinginkan pada organ.

Baca juga:

Latihan Yoga Berlebihan Berisiko untuk Kesehatan?

5. Uttana Shishosana (Extended Puppy Pose)

Berlututlah di Tabletop. Kemudian, jaga pinggul tetap di tempatnya, gerakkan tangan ke depan dan turunkan tubuh hingga bisa melepaskan kepala ke lantai atau balok. Buka bahu dengan menggerakkan tulang belikat menjauh satu sama lain. Biarkan gravitasi membuka hati.

Pose Uttana Shishosana sangat berguna untuk meregangkan perut guna meredakan kram setelah makan besar.

6. Setu Bandha Sarvangasana (Bridge Pose)

Bridge Pose adalah gerakan punggung yang bagus untuk menekan organ pencernaan, mengalirkan darah segar ke jantung dan menghilangkan rasa lelah. Lakukan gerakan berbaring, letakkan kaki rata di lantai sedekat mungkin dengan tulang pinggul. Buang napas dan tekan kaki bagian dalam dan lengan ke lantai saat mengangkat pinggul ke arah langit, rentangkan lutut ke depan.

Tempatkan blok di bawah sakrum, untuk melakukan backbend yang lebih pasif. Ambil 10 napas dalam-dalam di sini, lalu perlahan turunkan tulang belakang untuk melepaskannya.

Baca juga:

Gerakan Yoga Ini Bisa Atasi Sakit Punggung

7. Ardha Pawamuktasana (Half Gas-Release Pose)

Lakukan gerakan memeluk lutut kanan ke arah sisi kanan tulang rusuk. Terus tekan kaki kiri lurus ke tanah. Lingkarkan tangan di sekitar tulang kering kanan untuk menariknya lebih dekat ke badan. Tahan selama 1 hingga 2 menit. Ulangi di sisi lain.

Gerakan ini bermanfaat menekan usus besar yang naik di sisi kanan dan usus besar yang turun di sebelah kiri, merangsang saraf untuk membantu eliminasi. (tka)

#Kesehatan #Olahraga #Yoga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Panglima TNI Cup Primarox 2026 Digelar di ICE BSD, Uji Kekuatan Fisik dan Mental ala Military Hybrid Race
Panglima TNI Cup Primarox 2026 akan digelar di ICE BSD, Tangerang. Olahraga ini menguji kekuatan fisik dan mental.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Panglima TNI Cup Primarox 2026 Digelar di ICE BSD, Uji Kekuatan Fisik dan Mental ala Military Hybrid Race
Olahraga
155 Atlet dari 8 Negara Berkompetisi dalam AICE 8th Indonesia Open Woodball Championship 2026 Digelar di Bali
Ajang ini menunjukkan woodball Indonesia terus berkembang secara positif di kancah internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
155 Atlet dari 8 Negara Berkompetisi dalam AICE 8th Indonesia Open Woodball Championship 2026 Digelar di Bali
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Olahraga
Laga Chelsea vs AC Milan di GBK, Polda Metro Kerahkan 1.200 Personel untuk Pengamanan
Pengamanan disiapkan secara berlapis untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Laga Chelsea vs AC Milan di GBK, Polda Metro Kerahkan 1.200 Personel untuk Pengamanan
Olahraga
Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal AFF Back-to-Back
Tim Merah Putih harus puas menempati peringkat 3 dengan 7 poin dari 5 pertandingan, finis di bawah Vietnam (10 poin) dan Singapura (8 poin).
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal AFF Back-to-Back
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
GRID Cardio Rush 2026 sukses digelar Minggu (2/8). Ajang lari ini mendorong gaya hidup sehat lewat aksi nyata pelestarian alam.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan