6 Tentara UNIFIL dari Malaysia di Lebanon Terluka Akibat Serangan Drone

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 08 November 2024
6 Tentara UNIFIL dari Malaysia di Lebanon Terluka Akibat Serangan Drone

Serangan Israel di kota Khiam, Lebanon. (ANTARA/HO-Anadolu/www.aa.com.tr)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Enam tentara Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) dari Malaysia terluka akibat ledakan serangan drone di dekat Stadion Saida, Lebanon, Kamis (7/11) waktu setempat.

Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM) dalam pernyataan persnya dikutip dari Antara, Jumat (8/11), menyatakan insiden ledakan terjadi pada pukul 13.53 waktu Lebanon atau pukul 18.57 WIB.

Ledakan tersebut menyasar satu kendaraan umum lain yang sedang menuju Beirut namun ikut menyebabkan kerusakan bus yang membawa prajurit Malaysia yang bertugas bersama UNIFIL.

Akibat kejadian itu enam prajurit MALBATT terluka, sebanyak lima di antaranya dari MALBATT 850-12, sedangkan seorang prajurit dari MALBATT 850-11 harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Hamood di Saida untuk mendapatkan perawatan dari petugas medis.

Baca juga:

DK PBB Tegaskan UNIFIL Tidak Boleh Diserang, Pasukan Perdamaian akan Tetap di Lebanon

Dalam siaran pers itu, ATM mengatakan berkomitmen terhadap keselamatan dan kesejahteraan anggota dalam melaksanakan misi pengamanan di bawah PBB.

Sementara itu, UNIFIL dalam pernyataannya menyebutkan konvoi yang membawa pasukan penjaga perdamaian yang baru tiba di Lebanon selatan melewati Saida saat sebuah serangan drone terjadi di sana.

Sebanyak lima pasukan penjaga perdamaian mengalami luka ringan dan langsung mendapat perawatan oleh para petugas Palang Merah Lebanon yang berada di tempat kejadian.

Baca juga:

Hizbullah Serang Tel Aviv Pakai Drone untuk Pertama Kalinya

UNIFIL dalam pernyataannya itu mengingatkan semua pihak dengan kewajibannya menghindari tindakan yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian atau warga sipil. Perbedaan harus diselesaikan di meja perundingan, bukan lewat kekerasan.

UNIFIL beroperasi di antara Sungai Litani di Lebanon selatan dan Garis Biru, yang berfungsi sebagai perbatasan dengan Israel, sebagai bagian dari mandatnya berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut. (*)

#UNIFIL #Lebanon #Malaysia
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Dunia
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan anggota UNIFIL asal Serbia dan melukai dua lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Dunia
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Indonesia
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Pendaki Malaysia, Chye Connsynn (41), berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani menggunakan helikopter meski sempat terkendala kabut. Korban dibawa ke RS rujukan di Denpasar.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Indonesia
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Lepas 744 Prajurit Satgas Kontingen Garuda ke Lebanon
Personel yang diberangkatkan terdiri atas 571 prajurit TNI AD, 79 prajurit TNI AL, 63 prajurit TNI AU, serta 31 personel Mabes TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Panglima TNI Jenderal TNI Agus  Lepas  744 Prajurit Satgas Kontingen Garuda ke Lebanon
Indonesia
WNI Disekap dan Dianiaya di Tambang Timah Ilegal Malaysia, DPR Sebut Ada Indikasi TPPO
Anggota Komisi XIII DPR RI mengecam penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap WNI di tambang timah ilegal Malaysia. DPR menilai kasus ini terindikasi TPPO.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
WNI Disekap dan Dianiaya di Tambang Timah Ilegal Malaysia, DPR Sebut Ada Indikasi TPPO
Indonesia
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
MMEA Malaysia menemukan 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Perak. Sebanyak 23 selamat dan 16 meninggal dunia. Operasi pencarian resmi ditutup, jenazah diserahkan ke polisi.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
Indonesia
Satgas Konga Bakal Diberangkatkan ke Lebanon Pada Akhir Mei 2026
Disiplin menerapkan standar keamanan sangat penting mengingat saat ini konflik di Timur Tengah tengah memanas dan eskalasinya terasa sampai Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Satgas Konga Bakal Diberangkatkan ke Lebanon Pada Akhir Mei 2026
Indonesia
Pemerintah Belum Pastikan Keberangkatan Jenazah Praka Rico Dari Lebanon
Praka Farizal Romadhon dinyatakan gugur dalam insiden tersebut setelah terkena serangan langsung di lokasi kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Pemerintah Belum Pastikan Keberangkatan Jenazah Praka Rico Dari Lebanon
Bagikan