6 Hal Sebelum Membeli Apartemen di Serpong

Rina GarminaRina Garmina - Sabtu, 29 April 2017
6 Hal Sebelum Membeli Apartemen di Serpong

Carstensz Residence, apartemen baru di Kawasan Serpong, Tangerang, Banten. (Foto: Merahputih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kawasan Serpong terus berkembang. Nilai investasi properti di kawasan ini juga selalu meningkat. Memiliki apartemen di Serpong bisa difungsikan sebagai tempat tinggal, pendukung gaya hidup serta instrumen investasi yang menguntungkan.

Menurut Director of Marketing Carstensz Residence, Poppy Sayogo, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membeli sebuah apartemen di Serpong.

1. Lokasi

Pilih apartemen yang lokasinya strategis. Dekat dengan tempat kerja, sekolah, perguruan tinggi, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit. Dengan begitu, seluruh anggota keluarga bisa menghemat waktu berangkat ke kantor, sekolah, belanja, dan rumah sakit seandainya sakit mendadak.

2. Kesehatan

Tinggal di apartemen sempit serta kurang pencahayaan dan sirkulasi udara yang bagus dapat mengganggu kesehatan pernafasan penghuni. Maka, cari Taman di balkon, pencahayaan bagus, unit dan koridor luas, dan jarak plafon yang tinggi agar dapat mendukung kesehatan Anda dan keluarga. Jangan lupa, pilih apartemen yang menyediakan fasilitas jogging track dan gym agar Anda dapat olahraga.

3. Quality time

Buat Anda yang sudah berkeluarga, quality time merupakan faktor utama yang harus diperhatikan demi mewujudkan keharmonisan. Maka, perhatikan fasilitas hiburan yang ada di dalamnya. Apartemen dengan fasilitas Home Theater Cubicle Room seperti yang ditawarkan Carstensz Residence dapat menjadi tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa harus keluar area apartemen.

4. Jaminan

Ingin menjadikan apartemen sebagai instrumen investasi? Cari pengembang terpercaya yang mau memberikan jaminan uang kembali atau buy back guarantee jika harga tidak meningkat dalam waktu 1 hingga 2 tahun.

5. Usia apartemen

Beli apartemen yang baru dibangun. Apartemen yang baru dibangun mestinya lebih kokoh ketimbang apartemen tua yang sudah lama digunakan.

6. Lingkungan

Apartemen yang berada di tengah-tengah lingkungan yang hidup seperti BSD, Summarecon, dan AEON Mall lebih menguntungkan. Apalagi bila dekat dekat dengan perguruan tinggi dan perkantoran. Sahabat Merahputih dapat menyewakan unit Anda kepada mahasiswa dan karyawan. Untuk mengetahui apakah lokasi yang Anda pilih cukup hidup, kehadiran resto cepat saji McDonald's di sekitar apartemen bisa menjadi patokan.

Kabarnya, Apple akan membangun silicon valley di BSD yang nilai investasinya mencapai US$48 juta dan termasuk . Jika benar, berarti akan makin banyak karyawan perkantoran yang potensial menjadi penyewa apartemen Anda!

#Apartemen #Carstensz Residence #Duta Carstensz Residence
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
Bahan baku etomidate untuk narkoba dikirim dari India dengan modus kamuflase sebagai paket biasa mellaui Bandara Soetta.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar lab narkoba jenis etomidate di Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara. Dua WNA asal China ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Dunia
Hong Kong Akhiri Pencarian Korban di Tower Wang Fuk Court, Data Terakhir 150 Orang Tewas
Para penghuni satu-satunya tower gedung Wang Fuk Court yang tidak terbakar telah diizinkan kembali untuk mengambil barang berharga dan kebutuhan sehari-hari.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Desember 2025
Hong Kong Akhiri Pencarian Korban di Tower Wang Fuk Court, Data Terakhir 150 Orang Tewas
Dunia
20 Orang Ditangkap Terkait Kebakaran Apartemen Hong Kong, Polisi Kantongi Bukti Kuat Kelalaian
Otoritas Hong Kong telah menangkap 20 individu yang diduga terkait dengan kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Desember 2025
20 Orang Ditangkap Terkait Kebakaran Apartemen Hong Kong, Polisi Kantongi Bukti Kuat Kelalaian
Dunia
Tersangka Kebakaran Apartemen Hong Kong Tambah, Polisi Total Tahan 13 Orang
Kepolisian Hong Kong total menahan 13 orang dan mereka dijerat dengan pasal dugaan pembunuhan akibat kelalaian berdasarkan bukti temuan penyebab kebakaran.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tersangka Kebakaran Apartemen Hong Kong Tambah, Polisi Total Tahan 13 Orang
Indonesia
95 WNI Selamat dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Lapor KJRI
Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hong Kong memperkirakan jumlah WNI di komplek apartemen 140 orang.
Frengky Aruan - Senin, 01 Desember 2025
95 WNI Selamat dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Lapor KJRI
Indonesia
Bertambah, WNI Jadi Korban Tewas Kebakaran Apartemen di Hong Kong Berjumlah 9 Orang
"Sementara yang korban luka-luka bertambah satu orang sehingga menjadi tiga orang," kata Kemlu RI dalam sebuah pernyataan.
Frengky Aruan - Minggu, 30 November 2025
Bertambah, WNI Jadi Korban Tewas Kebakaran Apartemen di Hong Kong Berjumlah 9 Orang
Indonesia
Pramono Gratiskan PBB-P2 dan NJOP, PSI Sebut Pernah Suarakan Hal ini
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggratiskan PBB-P2 dan NJOP. PSI pun menyebutkan, bahwa mereka pernah menyuarakan hal ini.
Soffi Amira - Kamis, 27 Maret 2025
Pramono Gratiskan PBB-P2 dan NJOP, PSI Sebut Pernah Suarakan Hal ini
Indonesia
Legislator tegaskan Penghuni Apartemen Tak Pantas Dapat Subsidi Air Bersih
Inventarisir juga rumah susun siapa yang berhak mendapatkan subsidi. Jadi, tidak semua orang dapat subsidi.
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Februari 2025
Legislator tegaskan Penghuni Apartemen Tak Pantas Dapat Subsidi Air Bersih
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Desak Penertiban Oknum P3SRS yang Gunakan Air Tanah
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah, mendesak penertiban oknum P3SRS, yang mengenakan tarif PAM Jaya kepada penghuninya.
Soffi Amira - Jumat, 07 Februari 2025
Pimpinan DPRD DKI Desak Penertiban Oknum P3SRS yang Gunakan Air Tanah
Bagikan