6 Buku Dr. Seuss Tidak akan Diterbitkan Lagi Karena Rasis

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 03 Maret 2021
6 Buku Dr. Seuss Tidak akan Diterbitkan Lagi Karena Rasis

Ulang tahun Dr. Seuss jatuh bertepatan dengan hari Read Across America (Foto: people.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ENAM buku Dr. Seuss tidak akan lagi diterbitkan karena "menggambarkan orang dengan cara yang menyakitkan dan salah," demikian pernyataan Dr. Seuss Enterprises, unit bisnis mengelola karya penulis buku-buku anak ini.

Judul enam buku tersebut adalah: And to Think That I Saw It on Mulberry Street, If I Ran the Zoo, McElligot's Pool, On Beyond Zebra!, Scrambled Eggs Super! dan The Cat's Quizzer.

Dalam sebuah pernyataan, Dr. Seuss Enterprises mengatakan pihaknya membuat keputusan setelah berkonsultasi dengan pakar pendidikan dan meninjau katalognya.

Baca juga:

Ramai-Ramai Kisah Penyintas Pelecehan Seksual dalam Film Dokumenter

"Menghentikan penjualan buku-buku ini hanyalah sebagian dari komitmen kami dan rencana kami yang lebih luas untuk memastikan katalog Dr. Seuss Enterprises mewakili dan mendukung semua komunitas dan keluarga," demikian isi pernyataan yang diberitakan cnn.com (3/3). Pengumuman tersebut dilakukan Selasa (2/3) bertepatan dengan hari ulang tahun penulis buku yang memiliki nama lengkap Theodor Seuss Geisel.

Dr. Seuss Enterprises berkonsultasi sebelum mengeluarkan keputusan. (Foto: ellingtoncms.com)
Dr. Seuss Enterprises berkonsultasi sebelum mengeluarkan keputusan. (Foto: ellingtoncms.com)

Dia merupakan salah satu penulis paling terkenal di dunia, orang di balik karya klasik kesayangan antara lain seperti The Cat in the Hat, Green Eggs and Ham dan How the Grinch Stole Christmas. Lebih dari 650 juta eksemplar bukunya telah terjual di seluruh dunia menurut laporan Washington Post pada 2015.

Namun, Dr. Seuss memiliki sejarah panjang dalam menerbitkan karya rasis dan anti-Semit, mulai dari tahun 1920-an ketika dia menjadi mahasiswa di Dartmouth College. Di sana, Dr. Seuss pernah menggambarkan petinju berkulit hitam sebagai gorila dan mengabadikan stereotip Yahudi dengan menggambarkan karakter Yahudi sebagai pelit secara finansial. Demikian termuat dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Research on Diversity in Youth Literature.

Baca juga:

TV Lipat Seharga Rp5 miliar

Studi yang diterbitkan pada tahun 2019 itu memeriksa 50 buku oleh Dr. Seuss dan menemukan 43 dari 45 karakter kulit berwarna memiliki "karakteristik yang selaras dengan definisi Orientalisme," atau gambaran stereotip dan ofensif tentang Asia. Kedua karakter "Afrika", kata studi tersebut, keduanya memiliki karakteristik anti-Black.

Dua contoh spesifik, menurut penelitian tersebut, ditemukan dalam buku The Cat's Quizzer: Are YOU Smarter Than the Cat in the Hat? dan If I Ran the Zoo. Dalam The Cat's Quizzer, karakter Jepang hanya disebut sebagai a Japanese, tanpa memberikannya nama, dengan tipikal memiliki wajah kuning cerah, dan berdiri di atas apa yang tampak seperti Gunung Fuji.

Mengenai If I Ran the Zoo, studi tersebut menunjukkan contoh lain dari Orientalisme dan supremasi kulit putih. Hanya tiga karakter Asia yang tidak memakai topi kerucut membawa laki-laki kulit putih di kepala mereka dalam If I Ran the Zoo. Laki-laki kulit putih tidak hanya di atas, dan dibawa oleh, karakter Asia ini, tetapi dia juga memegang senjata, menggambarkan dominasi. Teks di bawah karakter Asia menggambarkan mereka sebagai pembantu yang semua matanya miring (sipit) dari negara tidak ada yang bisa mengeja.

Tokoh-tokoh yang diciptakan Dr. Seuss menguatkan supremasi orang kulit putih (Foto: abcnews.com)
Caption

Studi tersebut juga menyatakan, karena mayoritas karakter manusia dalam buku Dr. Seuss berkulit putih, karyanya, secara tidak sengaja atau tidak, memusatkan perhatian pada White dan dengan demikian melanggengkan supremasi kulit putih.

Sementara, awal pekan ini, sebuah distrik sekolah di Virginia menjadi berita utama karena diduga melarang buku oleh Dr. Seuss. Loudoun County Public Schools (LCPS) yang terletak di Ashburn, mengatakan tidak melarang buku karya penulis anak-anak terkenal itu, hanya menjauhkan hubungan antara perayaan Read Across America Day (yang dibuat untuk membuat anak-anak bersemangat membaca), dengan ulang tahun Dr. Seuss. Keduanya jatuh pada 2 Maret, dan sering "secara historis terhubung" satu sama lain. Demikian dikatakan dalam pernyataan mereka.

"Penelitian dalam beberapa tahun terakhir telah mengungkapkan nada rasial yang kuat dalam banyak buku yang ditulis / diilustrasikan oleh Dr. Seuss," kata LCPS dalam pernyataannya, yang tertaut ke artikel Jurnal Perpustakaan Sekolah tahun 2018 tentang Asosiasi Pendidikan Nasional yang memfokuskan upaya Read Across America tentang keanekaragaman bukan Dr. Seuss. (aru)

Baca juga:

Badan Antariksa Rekrut Penyandang Disabilitas

#Buku
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Indonesia
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Revisi sistem UU Perbukuan tersebut perlu dukungan dari seluruh pihak yang ada di dalam ekosistem perbukuan, mulai dari penulis, ilustrator, desainer, pekerja kreatif, hingga penerbit.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Indonesia
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, meluncurkan buku The Art of Simple Leadership. Buku ini merangkai kisah perjuangan dirinya.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Indonesia
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Siswa SD di NTT bunuh diri karena tidak mampu membeli buku. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Indonesia
Baru Diluncurkan, Pimpinan Komisi X DPR Ajak Baca dan Kritisi 'Buku Sejarah Indonesia'
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, merespons peluncuran Buku Sejarah Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Baru Diluncurkan, Pimpinan Komisi X DPR Ajak Baca dan Kritisi 'Buku Sejarah Indonesia'
ShowBiz
Marchella FP Luncurkan Buku 'Maaf Aku Lahir Ke Bumi', Bab Baru Semesta NKCTHI
Marchella FP merilis buku 'Maaf Aku Lahir Ke Bumi'. Adult picture book yang mengeksplorasi rasa bersalah hingga proses menemukan diri dalam semesta NKCTHI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Marchella FP Luncurkan Buku 'Maaf Aku Lahir Ke Bumi', Bab Baru Semesta NKCTHI
Berita Foto
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Pengunjung memilih buku yang mereka sukai, pada Bazar Buku "Millennia International Bookfair", yang digelar di Selasar Gedung Ali Sadikin Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Warga Berburu Buku Murah dalam Ajang Festival Literasi Jakarta 2025 di Jakarta
Fun
Kolaborasi Lintas Negara: Si Juki dan Black Jack Bersatu dalam Satu Cerita
Karakter Si Juki dan Black Jack akan dipertemukan dalam Operasi di Kyokarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 September 2025
Kolaborasi Lintas Negara: Si Juki dan Black Jack Bersatu dalam Satu Cerita
Fun
Si Juki Gandeng Dewa Manga Osamu Tezuka dalam Operasi Bersama Blackjack di Kyokarta
Pihak studio Blackjack merekomendasikan karakter IP-nya mengikuti visual Juki.
Wisnu Cipto - Sabtu, 20 September 2025
Si Juki Gandeng Dewa Manga Osamu Tezuka dalam Operasi Bersama Blackjack di Kyokarta
Fun
Gim ‘Candy Crush’ Rilis Buku Masak
menghadirkan resep seperti Color Bomb Cake, Rainbow Twist Treats, hingga Licorice Swirl Squares.
Dwi Astarini - Senin, 21 Juli 2025
  Gim ‘Candy Crush’ Rilis Buku Masak
Bagikan