50 Juta Rakyat Terancam Rob, Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Harga Mati

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 10 Januari 2024
50 Juta Rakyat Terancam Rob, Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Harga Mati

Warga menanti surutnya rob di depan rumahnya di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (14/5). Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan pembangunan Tanggul Pantai dan Tanggul Laut atau Giant Sea Wall di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa untuk menyelamatkan puluhan juta jiwa kini sudah menjadi harga mati.

Menurut Prabowo, pemerintah terkait baik pusat maupun daerah harus segera membangunan Giant Sea Wall dalam mengantisipasi limpasan air laut ke darat atau banjir rob.

"Kita harus kumpul bersatu segera kita percepat pembangunan giant sea wall ini untuk selamatkan bangsa Indonesia terutama 50 juta rakyat kita yang hidup di Pantai Jawa," kata Prabowo, dalam acara Seminar Nasional Giant Sea Wall, di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Rabu (10/1).

Baca Juga

BMKG Minta Masyarakat Pesisir Waspada Banjir Rob saat Lebaran

Calon presiden (Capres) nomor urut 2 ini menjelaskan pentingnya tanggul laut bagi wilayah Pantai Pantura. "Karena Pantura menjadi potensi yang menentukan bagi kita semua. Jawa masih menyumbang lebih dari 50 persen dari PDB kita," tutur dia.

Kondisi yang memprihatinkan akibat fenonema naiknya permukaan laut dan terjadinya abrasi di wilayah tersebut menjadi pemicu Prabowo untuk mendorong penyelesaian masalah tersebut dengan pembangunan Giant Sea Wall bersama para menteri lainnya.

"Sehingga ini yang sudah masuk proyek strategis nasional (PSN) sungguh-sungguh kita dahulukan. Kita harus kumpulkan otak-otak terbaik bangsa. Percepat pemhangunan giant sea wall," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ekonom Raden Pardede mengatakan laut Jawa terdapat arus laut yang kuat sehingga potensi terjadinya banjir rob semakin tinggi. "Global warming atau pemanasan global juga menjadi masalah lain yang perlu diantisipasi," ucapnya.

Dari perspektif pertahanan sendiri, tanggul laut memiliki beberapa keutamaan di antaranya; pertahanan pesisir yang berfungsi untuk melindungi terhadap banjir dan bencana alam, sehingga secara tidak langsung berkontribusi terhadap ketahanan kota secara keseluruhan.

Kehadiran Giant Sea Wall untuk perlindungan infrastruktur strategis yang bertujuan melindungi infrastruktur utama perkotaan. Tanggu laut juga turut berkontribusi terhadap stabilitas dan kelangsungan kegiatan ekonomi dengan mencegah kerusakan akibat banjir. (Asp)

Baca Juga:

Waspada Potensi Banjir Rob di Perairan Indonesia, Ini Daftar Wilayahnya

#Pantura #Banjir Rob
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob di Jakarta, Pasang Maksimum Dipicu Supermoon
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga pesisir waspada banjir rob hingga 7 Januari 2026 akibat pasang maksimum air laut yang dipicu Supermoon dan Bulan Purnama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob di Jakarta, Pasang Maksimum Dipicu Supermoon
Indonesia
Fenomena Supermoon Dituding Penyebab Banjir Rob Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Pemprov DKI siapkan antisipasi dan anggarkan proyek NCICD lanjutan di Pluit dan Muara Angke pada 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Fenomena Supermoon Dituding Penyebab Banjir Rob Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
Indonesia
Tinjau Tanggul Muara Baru, Pramono Bakal Prioritaskan Banjir Rob di Pesisir Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau tanggul Muara Baru di Jakarta Utara. Ia mengatakan, bahwa banjir rob di pesisir Jakarta bakal jadi prioritas.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Tinjau Tanggul Muara Baru, Pramono Bakal Prioritaskan Banjir Rob di Pesisir Jakarta
Indonesia
Puncak Banjir Rob Jakarta Utara Sudah Lewat, Genangan Mulai Surut
Banjir rob yang terjadi di wilayah Jakarta Utara (Jakut) mulai surut setelah lewat periode puncak banjir rob hari ini.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Puncak Banjir Rob Jakarta Utara  Sudah Lewat, Genangan Mulai Surut
Indonesia
Banjir Rob di Jalan RE Martadinata Surut, 3 RT di Jakut masih Terendam
Adapun 2 RT yang terendam banjir rob di Kelurahan Pluit dengan ketinggian 30 cm dan Kelurahan Marunda 1 RT dengan ketinggian banjir 15 cm.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Desember 2025
Banjir Rob di Jalan RE Martadinata Surut, 3 RT di Jakut masih Terendam
Indonesia
Citarum Meluap Ditambah Rob, Banjir Libas Ratusan Rumah di Karawang
Ketinggian air yang merendam rumah penduduk bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga paling tinggi sampai 1 meter.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Citarum Meluap Ditambah Rob, Banjir Libas Ratusan Rumah di Karawang
Indonesia
Jalan RE Martadinata Depan JIS masih Tergenang Banjir Rob
Jalan yang masih kena banjir rob yakni di Jl RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS) dengan ketinggian 20 cm.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Desember 2025
Jalan RE Martadinata Depan JIS masih Tergenang Banjir Rob
Indonesia
Banjir Rob di Kepulauan Seribu, Ratusan Petugas dan 50 Pompa Dikerahkan untuk Mitigasi
Ketinggian rob di setiap wilayah bervariasi mulai sekitar 20 hingga 25 sentimeter.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Desember 2025
Banjir Rob di Kepulauan Seribu, Ratusan Petugas dan 50 Pompa Dikerahkan untuk Mitigasi
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Rob di Pesisir Jakarta sudah Menurun
Ketinggian muka air laut telah menurun sejak Kamis (4/12) malam atau sekitar pukul 22.00 WIB.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Desember 2025
Pramono Klaim Banjir Rob di Pesisir Jakarta sudah Menurun
Indonesia
7 RT dan 1 Ruas Jalan Jakarta masih Terendam Banjir Rob
Jakarta Utara terdapat 5 RT, meliputi Kelurahan Marunda 2 RT dengan ketinggian 35 cm dan Kelurahan Pluit 3 RT dengan ketinggian 30 cm.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Desember 2025
7 RT dan 1 Ruas Jalan Jakarta masih Terendam Banjir Rob
Bagikan