Kesehatan

5 Makanan Ini Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juli 2019
5 Makanan Ini Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu

Makanan Yang Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu (Foto: Pexels/SkitterPhoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MATA merupakan bagian tubuh sekaligus indera yang sangat penting untuk melihat. Itulah sebabnya mengapa kamu harus menjaga kesehatan mata kamu. Tentunya usia, genetika, dan pengaruh barang elektronik yang kamu gunakan memengaruhi pengelihatan kamu. Tetapi kamu bisa menjaganya dengan makanan yang kamu pilih, berikut beberapa makanan yang dapat menjaga dan mempertajam pengelihatan kamu yang dilansir dari laman stylecraze.

1. Wortel

5 Makanan Ini Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu
Wortel Merupakan Makanan Yang Kaya Akan Vitamin A (Foto: Pexels/Mali Maeder)

Wortel merupakan sayuran yang terlihat indah dan menyehatkan. Wortel kaya akan antioksidan dan vitamin A, para ilmuwan juga menemukan bahwa dengan mengonsumsi wortel dapat meningkatkan pengelihatan orang pada malam hari dan mencegah menurunnya pengelihatan.

Baca juga:

Menjaga Kesehatan Mata Itu Gampang Kok

Selain itu sayur berwarna oranye ini mencegah kerusakan oksidatif dan peradangan yang menjadi penyebab utama perihal pengelihatan.

2. Ikan

5 Makanan Ini Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu
Salmon Memiliki Kandungan Omega-3 Yang Tinggi (Foto: Pexels/Valeria Boltneva)

Ikan merupakan hewan yang kaya akan omega-3, yang berfungsi untuk mengurangi peradangan dengan menyeimbangkan rasio asam lemak omega-3 dan 6.

Karena tingkat peradangan dalam tubuh kamu menurun, fungsi tubuh dan otak kamu meningkat dan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh kamu.

Daerah dekat retina mata kaya akan asam lemak omega-3, sehingga jika kamu mengonsumsi ikan seperti salmon dan tuna dapat meningkatkan kesehatan mata kamu.

3. Telur

5 Makanan Ini Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu
Telur Mengurangi Kerusakan Mata Akibat Paparan Cahaya (Foto: Pexels/Monserrat Solis)

Telur memiliki kandungan asam amino esensial dan vitamin yang dapat larut dalam air dan lemak. Memang kuning telur memiliki tingkat kolesterol yang cukup tinggi tetapi kuning telur adalah sumber lutein dan zeaxanthin (zat yang mengurangi kerusakan oksidatif akibat paparan cahaya) yang banyak. Maka konsumsilah satu atau dua telur rebus bersamaan dengan makanan lainnya.

Baca juga:

Jurus Ampuh Menjaga Kesehatan Mata bagi Penggila Gadget

4. Kacang

5 Makanan Ini Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu
Lemak Yang Sehat Pada Kacang Dapat Mengurangi Peradagan (Foto: Pexels/Pixabay)

Kacag merupakan sumber lemak sehat dan vitamin E, yang dapat membantu mengurangi peradangan. Terdapat penelitian yang mengkonfirmasi bahwa dengan mengonsumsi kacang-kacangan membantu mencegah katarak seiring bertambahnya usia. Dianjurkan untuk memakan beberapa kacang setiap harinya untuk meingkatkan perlindungan pada mata kamu.

5. Biji bunga matahari

5 Makanan Ini Dapat Menjaga dan Mempertajam Pengelihatan Kamu
Biji Bunga Matahari Membantu Mengurangi Sisa Metabolisme Pada Mata (Foto: Pexels/Joao Jesus)

Biji bunga matahari atau yang biasa kamu ketahui sebagai kuaci baik untuk kesehatan ata kamu. Hal ini disebabkan biji bunga matahari memiliki vitamin E, protein dan lemak sehat.

Baca juga:

Cukup 20 Menit untuk Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan tersebut membantu mengurangi peradangan dan sisa-sisa metabolisme pada mata. Jika kamu mencari camilan yang sehat mungkin ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu. (ape)

#Kesehatan Mata #Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan #Makanan Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan