Otomotif

5 Hal Penting Perlu Diketahui Sebelum Mudik dengan Skuter Vespa Matik

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 24 April 2023
5 Hal Penting Perlu Diketahui Sebelum Mudik dengan Skuter Vespa Matik

Beberapa orang lebih memilih mudik menggunakan Vespa matik. (Foto: Unsplash/Ruslan Bardash)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN orang mungkin memutuskan untuk mudik menggunakan sepeda motor, salah satunya skuter jenis Vespa matik. Oleh karena itu, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan para skuteris agar selamat sampai tujuan.

Salah satu hal yang perlu diketahui adalah melakukan pengecekan secara mandiri atau dapat mengeceknya di bengkel khusus Vespa matik terdekat.

"Pastikan bahwa Vespa yang akan skuteris gunakan untuk mudik berada dalam kondisi mesin yang sehat dan prima. Dengan begitu, Vespa Matik bisa digunakan untuk melewati berbagai kondisi medan jalan secara mudah," kata pendiri Scooter VIP Surabaya Workshop Specialis Vespa Matik Dennil Sagita, seperti dilansir ANTARA.

Berikut hal penting lainnya yang harus diperhatikan:

Baca juga:

Benci-Rindu Macet-Macetan Mudik

5 Hal Penting Sebelum Mudik dengan Skuter Matik Vespa
Pastikan kondisi rem optimal. (Foto: Unsplash/Ash Hayes)


1. Pelumas mesin dan gardan dalam kondisi baik

Pemeriksaan rutin kondisi oli mesin di oli gardan Vespa matik baiknya dilakukan setiap 1.000 kilometer atau tiga bulan pemakaian. Kemudian, oli mesin wajib diganti setelah digunakan sejauh 5.000 kilometer atau enam bulan, mana yang tercapai lebih dulu.

Oli gardan wajib diganti setelah digunakan sejauh 10.000 kilometer atau dipakai selama 12 bulan, mana yang ditempuh lebih cepat. Caranya, parkir skuter di permukaan yang rata dengan kondisi standar tengah agar kualitas pengecekan oli jadi lebih akurat.

2. Periksa kondisi CVT dan mesin

Continously Variable Transmission (CVT) adalah bagian dari sistem transmisi daya dari mesin menuju ban belakang menggunakan sabuk yang menghubungkan antara pulley primer dengan pulley sekunder. Lewat CVT, Vespa matik melakukan perpindahan kecepatan secara penuh otomatis sesuai dengan putaran mesin. Oleh karena itu, CVT perlu dirawat secara berkala agar performa Vespa matik tetap optimal.

Hal pertama yang harus dirawat adalah V-belt. V-belt merupakan komponen penting dalam bagian CVT yang menghubungkan pulley primer (penggerak) dengan pulley sekunder (yang digerakkan).

Kondisi V-Belt idealnya harus diperiksa secara berkala setiap 8.000 kilometer dan umumnya usia pemakaian V-belt sampai dengan 24.000 kilometer. Dengan melakukan pemeriksaan rutin, kondisi V-belt dapat terkendali dengan baik, sehingga tanda-tanda awal kerusakan seperti retak-retak atau aus dapat lebih dini diketahui.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah kondisi ketebalan kampas kopling. Biasanya saat ketebalan kampas kopling sudah berada di bawah batas, tarikan Vespa Matik akan sangat berkurang.

Baca juga:

Seberapa Antusias Warga +62 Ingin Mudik Mengobati Rindu Kampung Halaman

5 Hal Penting Sebelum Mudik dengan Skuter Matik Vespa
Pelumas mesin dan gardan dalam kondisi baik. (Foto: Unsplash/Koushik Chowdavarapu)

3. Cek kondisi lampu

Lampu menjadi sangat penting untuk membantu visibilitas saat berkendara. Baik lampu siang, malam, sen, maupun lampu rem, pastikan berfungsi secara optimal demi keselamatanmu dan pengendara lain.

4. Filter oli

Kotoran hasil sirkulasi oli biasanya akan menumpuk di area filter oli. Oleh karena itu, disarankan tiap satu tahun atau maksimal kelipatan 10 ribu kilometer pemakaian, cek dan bersihkan filter oli.

Filter oli memiliki peran penting dalam proses pembakaran di dalam mesin. Komponen itu berfungsi sebagai penyaring udara dari kotoran atau debu yang akan masuk ke ruang bakar. Jika filter tidak diganti, bahan bakar pada motor akan terasa boros.

5. Periksa kondisi kaki-kaki dan pengereman

Komponen rem memiliki tugas cukup berat, terlebih ketika jalanan macet. Untuk itu, periksa bagian rem mulai dari selang rem, kanvas rem, oli rem hingga ketegangan kabel rem. Terakhir, cek kondisi tekanan ban. Standar ukuran tekanan angin untuk ban Vespa matik adalah 30-33 Psi dan pastikan tidak melebihi atau kurang dari ukuran yang sudah ditetapkan. (and)

Baca juga:

Tetap Asyik Menulis Diary di Era 'A Day In My Life'

#Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
PS.ID Jabodetabek Gelar Edukasi Safety Driving, Praktikkan Defensive Driving saat Rolling Thunder
PS.ID Jabodetabek menggelar edukasi safety driving bersama Satlantas Polresta Bogor Kota dan mempraktikkan defensive driving melalui Rolling Thunder.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Oktober 2026
PS.ID Jabodetabek Gelar Edukasi Safety Driving, Praktikkan Defensive Driving saat Rolling Thunder
Fun
Ini Dia Penantang Toyota Alphard! BYD M9, MPV Premium dengan Teknologi PHEV dan Kabin Mewah
BYD M9 merupakan MPV premium PHEV dengan konfigurasi tujuh penumpang, captain seat, baterai Blade, dan jarak tempuh listrik hingga 218 km berdasarkan CLTC. Berapa harganya?
Yusuf Abdillah - Jumat, 23 Oktober 2026
Ini Dia Penantang Toyota Alphard! BYD M9, MPV Premium dengan Teknologi PHEV dan Kabin Mewah
Fun
Chery Bidik Pasar Roda Dua, Siapkan Motor Listrik dan Cruiser Berteknologi AI
Chery terdaftar di dokumen MIIT China membawa motor listrik ekonomis bergaya Yamaha Vino, membuka jalan menuju ekspansi motor listrik EREV.
Yusuf Abdillah - Rabu, 21 Oktober 2026
Chery Bidik Pasar Roda Dua, Siapkan Motor Listrik dan Cruiser Berteknologi AI
Lifestyle
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
GIIAS Makassar 2026 menjadi kesempatan penting bagi Gaikindo untuk mendekatkan inovasi dan teknologi otomotif terbaru kepada masyarakat Sulawesi Selatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
GIIAS Makassar 2026 Siap Guncang Indonesia Timur! Cek Jadwal, Harga Tiket dan Daftar Merek Mobilnya
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Fun
Kia Sorento HEV 2027: SUV Hybrid 7 Penumpang Harga Rp610 Jutaan, Intip Tiga Varian dan Fitur Andalannya
Kia Sorento HEV 2027 mengandalkan kombinasi mesin bensin turbo dan motor listrik untuk menghadirkan tenaga sekaligus efisiensi bahan bakar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Kia Sorento HEV 2027: SUV Hybrid 7 Penumpang Harga Rp610 Jutaan, Intip Tiga Varian dan Fitur Andalannya
Fun
BAIC Hadirkan Booth Diecast Raksasa di Synchronize Festival 2026, ini Penampakannya
BAIC hadirkan booth diecast raksasa di Synchronize Fest 2026. BAIC mengusung konsep diecast collectible.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
BAIC Hadirkan Booth Diecast Raksasa di Synchronize Festival 2026, ini Penampakannya
Fun
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
GAC memperkenalkan Aion UT Cross, hatchback listrik dengan tampilan lebih tangguh.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
Fun
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
BYD resmi meluncurkan Danza New D9 di Indonesia. Apa saja fitur unggulannya?
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
Fun
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
BYD menghadirkan teknologi pengisian daya cepat Flash Charging yang diklaim mampu memangkas waktu pengisian baterai mobil.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
Bagikan