5 Ciri si 'Pick Me Girl', Jangan Ya Dek, Ya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 08 Oktober 2024
5 Ciri si 'Pick Me Girl', Jangan Ya Dek, Ya

Ini 5 tanda kalau kamu 'Pick Me Girl'. (Foto: Pexels/cottonbro studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PERNAH mendengar istilah 'pick me'? Sebutan ini biasanya digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang ingin mendapat perhatian dengan berpura-pura berbeda dari yang lain, terutama ketika berada di sekitar lawan jenis.

Istilah ini sering dikaitkan dengan perilaku cewek yang berusaha tampil tidak seperti cewek pada umumnya demi terlihat lebih menarik. Nah, kalau kamu penasaran apakah sikapmu mencerminkan si 'pick me girl', yuk cek lima tandanya di bawah ini.

Pertanda kalau kamu masuk kategori 'pick me girl'.


1. Sering bilang 'Aku enggak kayak cewek lain'

Kalau kamu sering mengatakan bahwa dirimu tidak seperti cewek kebanyakan, ini bisa jadi tanda utama kamu si pick me girl.


Misal, bilang kamu lebih suka main gim ketimbang belanja atau lebih nyaman pakai sneakers daripada high heels. Niatnya sih ingin menunjukkan keunikan, tapi kalau terlalu sering, kesannya malah berusaha keras buat beda, loh.

Baca juga:

Mengenal Istilah 'Pick Me Girl' dan Ciri-Cirinya



2. Suka Merendahkan Sesama Cewek


Si pick me girl sering kali merasa lebih unggul dengan menjelekkan perempuan lain. Misal, bilang cewek-cewek suka drama atau terlalu ribet soal penampilan. Padahal, menghargai perbedaan merupakan hal yang lebih penting, kan?



3. Mencari Validasi dari Cowok


Apakah kamu merasa bangga saat cowok bilang kamu lebih asyik ketimbang cewek lain? Ini juga bisa menjadi tanda kalau kamu si pick me girl Ingat, kebahagiaan dan validasi diri seharusnya tidak bergantung pada penilaian orang lain.



4. Sering Overreacting saat Ada Cewek Lain

Merasa 'terancam' atau tidak nyaman saat ada cewek lain di dekat cowok yang kamu suka? Hal ini sering terlihat pada si yang cenderung bereaksi berlebihan atau mencoba menarik perhatian.

5. Menganggap Diri Paling Berbeda

Sering merasa kalau kamu lebih unik ketimbang cewek-cewek lain? Hati-hati, ini bisa jadi tanda kamu pick me girl. Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain hanya demi validasi.

Yuk, mulai sekarang lebih fokus jadi dirimu sendiri tanpa perlu jadi Pick Me Girl. Tampil apa adanya dan menghargai orang lain justru akan membuatmu lebih dihargai.(waf)

Baca juga:

Hati-hati Berdampak pada Kesehatan Mental jika Anda Suka Flexing

#Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Bagikan