Kesehatan

5 Cara Usir Bau Kaki

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 15 Desember 2023
5 Cara Usir Bau Kaki

Solusi mudah menghilangkan bau kaki. (Foto: Pexels/Roman Odintsov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH kamu lelah berurusan dengan kaki berkeringat yang bikin tidak nyaman dan bau tidak sedap? Kamu perlu baca artikel ini hingga habis dan temukan cara mudah mengusir bau kaki.

Keringat berlebih pada kaki, yang juga dikenal sebagai hiperhidrosis, dapat mengganggu, tetapi jangan khawatir karena ada cara yang sederhana dan efektif untuk mengatasinya.

Menurut para ahli dari dokter kulit, kunci utama mengusir bau kaki adalah menjaga kaki tetap bersih, kering, dan bebas keringat.

1. Jaga Kaki Kamu Tetap Bersih dan Kering

Mulailah dengan menjaga kebersihan. Dikutip dari Healthline, Suzanne Fuchs dari LuxePodiatry menyarankan untuk merendam kaki selama 20 menit dalam air hangat dengan tiga sampai empat sendok makan soda kue.

Baca juga:

Perawatan Rumahan untuk Sepatu Favoritmu

Gunakan kaus kaki dan sepatu yang berventilasi. (Foto: Pexels/this is zun)
Gunakan kaus kaki dan sepatu yang berventilasi. (Foto: Pexels/this is zun)


2. Kenakan Kaus Kaki yang Menyerap Lembap

"Pilihlah kaus kaki yang terbuat dari serat alami seperti katun atau bahan sintetis yang menyerap kelembaban untuk membantu menjaga kakimu tetap kering," saran Dr. LeerAllison Leer, salah satu pendiri Unity Skincare, seperti diukutip byrdie.

Mengganti kaus kaki setiap hari, terutama setelah berolahraga atau terpapar lingkungan yang panas, dapat membantu menjaga kakimu tetap kering dan mencegah masalah yang berhubungan dengan kelembaban.


3. Pilihlah Sepatu yang Bikin Kaki Bisa 'Bernapas'

Pilihlah sepatu yang berventilasi dan memungkinkan kaki 'bernapas'. Biasanya, sepatu itu punya rongga di seputar badan sepatu.

Baca juga:

3 Cara Mudah Hilangkan Bau Kaki yang Mengganggu

Teh hitam merupakan salah satu cara untuk dapat mengurangi keringat pada area kakimu. (Foto: Pexels/Hasan Albari)
Teh hitam merupakan salah satu cara untuk dapat mengurangi keringat pada area kakimu. (Foto: Pexels/Hasan Albari)


4. Gunakan Sisipan Sepatu Penyerap Keringat

Tingkatkan daya serap keringat sepatumu dengan sol atau sisipan khusus yang terbuat dari bahan seperti arang atau kayu cedar. Ini dapat mengontrol bau dan menyerap kelembapan.

5. Cobalah Rendam Kaki DIY

Atasi kaki berkeringat dengan merendam kaki melalui tiga pilihan berikut ini. Sesuai anjuran Dr. Mariano Busso, pakar dermatologi kosmetik.


- Cuka Sari Apel: Rendam kaki kamu dalam campuran cuka sari apel dan air selama 15-20 menit untuk mengendalikan bau kaki.

- Garam Epsom: Larutkan setengah cangkir garam Epsom dalam air hangat untuk merendam kaki.

- Teh Hitam: Rendam kakimu dalam teh hitam dingin untuk mengurangi keringat karena teh ini mengandung tanin.


Berkeringat adalah proses alami, tetapi keringat kaki yang berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan potensi masalah kesehatan.

Dengan mengikuti tips dari para ahli tersebut, kamu dapat mengendalikan kaki yang berkeringat dan menikmati kenyamanan.

Jika solusi di rumah tidak cukup, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan saran yang disesuaikan dengan kondisimu dan kemungkinan mendapatkan perwatan medis yang sesuai. (nda)

Baca juga:

Jangan Insecure, Ketahui 5 Penyebab Umum Bau Kaki

#Kesehatan #Jamur Kaki #Kenyamanan Di Kaki #Jalan Kaki #Bau Tidak Enak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan