Wisata

5 Alasan Bali Mendunia

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 15 November 2022
5 Alasan Bali Mendunia

Bali menduduki urutan ketiga dalam daftar 25 pulau terbaik di dunia versi Travel + Leisure. (foto: freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BALI bertahan jadi primadona tempat berlibur. Tak hanya itu, acara kenegaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pun berlangsung di Bali. Keindahan Pulau Dewata tidak diragukan lagi sehingga majalah travel Amerika Serikat, Travel + Leisure, menempatkan Bali menjadi salah satu pulau terbaik di dunia pada Juli 2022.

Bali memperoleh nilai 92,51 dan menduduki urutan ketiga dalam daftar 25 pulau terbaik di dunia versi Travel + Leisure. Bali berada di bawah Pulau Ischia di Italia, yang mendapat nilai 94,61, dan Maldives yang meraup nilai 94,44 dalam peringkat yang diberikan pembaca Travel + Leisure tersebut.

Lalu, apa sih sebenarnya yang membuat Bali menjadi istimewa hingga mendunia? Berikut lima alasan Bali begitu mendunia yang dirangkum Merahputih dari berbagai sumber.

BACA JUGA:

Barong, Karakter Mitologis Pelindung Bali


1. Memiliki wisata yang lengkap



Tak hanya memiliki pemandangan pantai yang elok nan indah, Pulau Dewata juga mempunyai panorama alam indah lainnya yang autentik dan asri, seperti Ubud.

Selain itu, Bali pun memiliki Istana Tampaksiring, yang merupakan salah satu istana kepresidenan. Kamu bisa berlibur bersama teman, pasangan, keluarga, atau bahkan sendiri, semuanya sama-sama menyenangkan untuk dilakukan di Bali.

Belum lagi Bali memiliki budaya yang begitu kuat dan kental sehingga membuat banyak turis asing tertarik datang melihat. Itulah yang membuat Bali dilabeli sebagai one stop destination.

bali
Tari-tarian Bali menjadi magnet khusus bagi para wisatawan. (foto: freepik/unahuizi)

2. Seni Lintas Budaya



Bali memiliki perpaduan seni lintas budaya, dari mulai seni arsitektur bangunan ala Hindu dan Buddha yang sering ditemui, hingga seni ukir kayu yang juga terkenal. Selain itu, daerah Ubud dikenal dengan seni lukisnya. Di Ubud, kamu akan menemukan museum tertua di Bali yang berisikan karya seni lukis lokal, yang tradisional dan modern. Keunikan budaya Bali pun sangat kaya dan terkenal sudah ada sejak zaman kerajaan hingga sekarang di era modern.

BACA JUGA:

Wajib Beli nih, 4 Kacang Oleh-Oleh Khas Bali


3. Kuliner menggugah selera



Untuk urusan perut, kuliner di Bali sangat beragam. Masakan khas Bali ternyata sangat disukai turis lokal dan juga turis asing. Tidak sedikit wisatawan yang datang ke Bali untuk berburu kuliner.

Dimulai dari ayam betutu, nasi campur, nasi tepeng, dan sate lilit merupakan makanan tradisional khas bali yang terkenal. Perut kenyang, mata dimanjakan dengan keindahan, sungguh lengkap rasanya.

BACA JUGA:

Rekomendasi Babi Guling Nikmat di Bali



4. Penduduk yang ramah



Bali punya penduduk yang sangat ramah. Hal itu masuk ke penilaian daftar pulau terbaik di dunia. Keramahan penduduk menjadi poin plus yang harus dimiliki selain pesona dan kebudayaan.

Dunia mengenal Bali sebagai pulau dengan keramahan penduduk lokalnya. Masyarakat Bali dikenal sopan dan punya tata bicara yang halus. Kehidupan di Bali juga damai dan tentram. Itulah yang membuat turis-turis asing betah berlama-lama liburan di Pulau Dewata ini.

kuliner bali
Tidak sedikit wisatawan yang datang ke Bali untuk berburu kuliner.(foto: freepik/freepik)



5. Ragam tarian nan atraktif



Indonesia memiliki ragam budaya, salah satunya Bali dengan keunikan sejumlah tarian tradisional. Tari-tarian Bali ternyata menjadi magnet khusus bagi para wisatawan.

Mulai dari tari Kecak, Barong, hingga Legong merupakan tarian tradisional Bali yang sering dipentaskan di hadapan wisatawan. Wisata bersifat atraksi itu memanjakan mata para wisatawan.

Kesimpulannya, jika kamu singgah ke Bali, kamu pasti mendapatkan kelengkapan wisata mulai dari pesona alam, kuliner, hingga atraksi wisata. Ketika pulang berlibur dari Pulau Dewata, kamu akan benar-benar puas dan healling sempurna.(DGS)

BACA JUGA:

Mengenal Arak Bali dan Cara Menikmatinya

#Wisata #Travel #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Atlet Indonesia Dewa Ayu dan Daniel Hutapea tampil memesona membawa pakaian adat Bali dan Batak pada pembukaan Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Fun
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Bagikan