5.765 Warga Yogyakarta Ikut Rapid Test Massal

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 12 Mei 2020
5.765 Warga Yogyakarta Ikut Rapid Test Massal

Pelaksanaan rapid test masal di GOR Pangukan. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 5.765 warga Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti rapitest massal pada Selasa (12/5). Pelaksanaan rapid test terbagi dalam dua wilayah yaitu di GOR Pangukan, Tridadi, Kabupaten Sleman dan seluruh puskesmas di Kota Yogyakarta.

Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan bahwa RDT ini merupakan tindak lanjut dari kasus konfirmasi positif COVID-19 di swalayan Indogrosir yang berada di Jalan Magelang, Kecamatan Mlati, Sleman.

Baca Juga

DPR Ingatkan Pemerintah, Longgarkan PSBB Harus Berdasarkan Data

"Mereka yang ikut tes adalah pengunjung Indogrosir yang sudah mendaftar dan memenuhi persyaratan," ujar Sri Purnomo di GOR pangukan Sleman Selasa (12/5)

Pelaksanaan rapid test masal di GOR Pangukan
Pelaksanaan rapid test masal di GOR Pangukan, Sleman. Foto: MP/Teresa Ika

Total warga Kabupaten Sleman yang mellakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) adalah 1.422 warga. Test terbagi menjadi tiga hari, masing-masing 500 orang perhari.

Warga dengan hasil tes reaktif akan dijemput tim Gugus Tugas COVID-19 Pemkab Sleman dan diantarkan ke asrama haji untuk di karantina.

"Di asrama haji mereka akan segera mungkin swab tes. Jika positif maka segera dirujuk ke rumah sakit dan jika negatif mereka akan tetap diisolasi selama 14 hari," kata Sri Purnomo.

Sementara warga yang negatif diminta mengisolasi diri mandiri di rumah. Mereka kemudian akan diminta untuk melakukan terapi tas kembali 7 hari mendatang.

Pelaksanaan rapid test masal di GOR Pangukan
Pelaksanaan rapid test masal di GOR Pangukan. Foto: MP/Teresa Ika

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, menjelaskan total ada 343 warga Kota Yogyakarta yang mengikuti test masal.Rapid tes massal dilakukan di seluruh Puskesmas terdekat dengan rumah warga.

"Dari 343 pengunjung Indogrosir yang mendaftar, terdapat 76 orang di antaranya yang memiliki gejala COVID-19," kata dia.

Baca Juga

Aturan Mudik Dilonggarkan, MUI Ingatkan Masyarakat Jauhkan Keluarga dari Api Neraka

Bagi yang menunjukkan hasil reaktif, akan langsung disarankan isolasi sembari menunggu proses swab. Sedangkan yang negatif, akan dilakukan tes ulang agar hasilnya optimal. (*)

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya

#Sleman
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KA Bangunkarta Hantam Mobil dan 2 Motor di Prambanan, 3 Orang Tewas
Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Sleman saat KA Bangunkarta relasi Pasarsenen–Jombang tertemper mobil dan dua motor. Tiga orang tewas dan empat luka-luka.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
KA Bangunkarta Hantam Mobil dan 2 Motor di Prambanan, 3 Orang Tewas
Indonesia
Gerindra Calonkan Erina Maju Bupati Sleman, Gibran: Tanyakan Warga Sleman
Erina Gudono masuk radar DPC Gerindra Sleman untuk Bupati Sleman 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Maret 2024
Gerindra Calonkan Erina Maju Bupati Sleman, Gibran: Tanyakan Warga Sleman
Indonesia
Pelatih PSS Sleman Putar Otak Tambal Absennya Pemain Jelang Laga Versus Persita
PSS Sleman akan menghadapi tim tuan rumah Persita Tangerang pada laga lanjutan Liga 1 musim 2023/2024 di Stadion Indomilk Arena, Jumat (18/8) malam.
Zulfikar Sy - Jumat, 18 Agustus 2023
Pelatih PSS Sleman Putar Otak Tambal Absennya Pemain Jelang Laga Versus Persita
Indonesia
Kasus Mutilasi di Sleman, Polisi Temukan Potongan Kepala Korban
Penyusuran polisi ini membuahkan hasil pada Sabtu (15/7) ditemukan potongan kepala korban.
Andika Pratama - Minggu, 16 Juli 2023
Kasus Mutilasi di Sleman, Polisi Temukan Potongan Kepala Korban
Indonesia
Potongan Tubuh Manusia Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Sleman
Potongan Tubuh Manusia Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Sleman
Andika Pratama - Kamis, 13 Juli 2023
Potongan Tubuh Manusia Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di Sleman
Bagikan