4 Provinsi Bakal Dipilih Jadi Tempat Swasembada Pangan, Air dan Energi, Rp 8 Triliun Buat Cetak Sawah Baru

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Agustus 2025
4 Provinsi Bakal Dipilih Jadi Tempat Swasembada Pangan, Air dan Energi, Rp 8 Triliun Buat Cetak Sawah Baru

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam rapat kerja di Kantor Kemenko Pangan RI, Jakarta, Rabu (20/8/2025). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah tengah menyiapkan program terkait penyediaan kawasan swasembada pangan, air dan energi. Swasembada pangan merupakan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, mengungkapkan program ini ditetapkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 19 Tahun 2025.

"Ada dua, yaitu Inpres dan Kepres, tentang percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi dan air nasional,” kata Menko Pangan.

Inpres tersebut menjadi perintah langsung untuk mempercepat langkah Indonesia menuju kedaulatan pangan, energi dan air.

Baca juga:

Kementan Klaim Indonesia Sudah Swasembada Daging dan Telur Ayam, Sapi Masih Impor

Ia mengatakan, para pemangku kepentingan merumuskan kawasan prioritas untuk proyek tersebut.

"Nanti kita tetapkan, mana yang menjadi kawasan prioritas untuk proyek strategis ini. Yang sudah ada (opsi) yaitu di Wanam, Merauke, Papua Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Inpres ini untuk melakukan koordinasi, agar bisa merumuskan bersama, tidak parsial masing-masing kementerian.

"Saya diminta untuk mengkoordinasi ini, kemudian ini (buat) satu kebijakan, karena ada kaitannya dengan anggaran juga tahun 2026,” imbuhnya.

Zulhas mengatakan, berdasarkan Kepres, dirinya ditunjuk sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi dan Air Nasional yang membawahi sebanyak 27 kementerian/lembaga, termasuk dalam energi baru terbarukan (EBT),” katanya.

“Maka dari itu, harus prudent, harus bagus, harus memenuhi aturan-aturan. Kita ingin cepat, kita ingin swasembada, tetapi juga caranya dengan yang baik,” ujarnya menambahkan.

Terkait anggaran, Menko Pangan mengatakan pemerintah telah menyiapkan dana sekira Rp8 triliun untuk pembangunan atau pencetakan sawah di kawasan prioritas.

"Sekarang sudah di Kementan (Kementerian Pertanian) itu yang ada uangnya," katanya.

#Swasembada Pangan #Zulkifli Hasan #Menko Pangan Zulhas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Menko Pangan Zulkifli Hasan meluruskan isu gaji manajer KDKMP, menegaskan total penghasilan paling tinggi berkisar Rp 8,3 juta disesuaikan UMK daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
Tok! Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Paling Tinggi Rp 8,3 Juta Bukan Belasan Juta
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
swasembada jagung saat ini belum bisa bawa harga jagung pakan ternak diangka HAP ditingkat peternak. Dilain sisi harga jagung internasional cukup murah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
Indonesia
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Presiden juga mengatakan sejak sebelum dilantik dirinya telah menekankan kepada tim inti dan para penasihatnya pentingnya mewujudkan swasembada pangan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Indonesia
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Prabowo mengatakan Indonesia kini memiliki surplus pupuk sehingga dapat memenuhi kebutuhan negara lain yang mengajukan permintaan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Indonesia
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Prabowo menegaskan hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan selama beberapa waktu.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Indonesia
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berada dalam posisi kuat di sektor pangan. Ia mengungkap Australia dan sejumlah negara lain meminta pasokan pupuk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Bagikan