Kesehatan Mental

4 Cara Menangkal Perasaan Insecure

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 19 Desember 2024
4 Cara Menangkal Perasaan Insecure

Lakukan 4 hal ini untuk menghalau rasa insecure. (Unsplash/Hisu lee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEMUA orang bisa merasa insecure. Persoalannya bisa terkait dengan pencapaian, prestasi, karier, keuangan, jabatan, kondisi fisik, hingga hubungan. Insecure diartikan sebagai tidak yakin atas semua hal yang dimiliki diri sendiri.

Seseorang bisa menjadi insecure bisa karena bermacam faktor pemicu, internal atau eksternal. Faktor internal bisa disebabkan pandangan subjektif diri sendiri seperti membandingkan diri dengan orang lain. Di lain sisi, faktor eksternal bisa berupa pandangan orang lain, bisa karena dikritik, dituntut memenuhi ekspektasi, serta dibandingkan dalam hal kondisi kestabilan ekonomi.

Tenggelam dalam perasaan insecure tidaklah baik. Dalam jangka panjang, itu bisa membuatmu menjadi rendah diri. Demi bangkin dari rasa insecure, lakukanlah empat hal berikut:


Baca juga:

Sering Ribut dengan Pacar? Mungkin itu Insecure Attachment, Kenali Tandanya


1. Tumbuhkan kesadaran diri pada diri sendiri



Filosofi Jawa mengenal diri sendiri melalui keyakinan kandha takon jawah kawruh, yaitu konsep terkait dengan pemahaman diri sendiri terhadap permasalahan. Dengan mengidentifikasi masalah yang muncul di sekitar dirinya, seseorang dapat menerima keadaan yang sedang dialaminya dengan sepenuh hati, dan pada akhirnya akan berpikir secara realistis.



2. Fokus pada kelebihan

Fokus pada kelebihan diri membuat kita jadi berkeinginan besar selalu mengembangkannya sampai maksimal. Hal ini meminimalkan perilaku komparasi sosial.



3. Meningkatkan spiritualitas


Hal spiritualitas ini sangat personal. Mendekatkan keyakinan kepada hal yang kita anggap bernilai spritual bisa membawa kita lebih sadar bahwa suatu hal yang ada di hidup ini bagian dari suatu yang telah ditentukan.

4. Menyadari ada yang salah

Jika dirasa perasaan insecure sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, tidak ada salahnya untuk pergi ke psikolog atau psikiater. Hal ini merupakan bentuk kesadaran bahwa kamu sedang tidak baik-baik saja, sebagai perilaku bersikap baik pada diri sendiri untuk kebaikan diri sendiri.

Tujuanmu menangani perasaan insecure, tentu untuk mendapatkan dagnosis tepat dan penanganan yang tanggap dari tenaga ahli sehingga persoalan yang dihadapi bisa teratasi dengan segera.(tka)

Baca juga:

Merasa Kurang Tampan dan Gagah, Song Kang Dilanda Insecure

#Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Bagikan