32 WNI Nyaris Tewas dalam Kebakaran Bus di Malaysia

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 15 Desember 2017
32 WNI Nyaris Tewas dalam Kebakaran Bus di Malaysia

ilustrasi. (Twitter @dishub_bdgkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 32 wisatawan Warga Negara Indonesia (WNI) lolos dari kebakaran bus wisata yang ditumpanginya di Kilometer 99.9 Jalan Tol Utara-Selatan (PLUS) arah Utara, Yong Peng, Batu Pahat, Negara Bagian Johor, Kamis (14/12).

Konjen Konsul Jendral Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Haris Nugroho membenarkan terjadi peristiwa bus terbakar tersebut.

"Laporan Kamis sore mereka masih di Balai Polisi Yong Peng. Tapi karena ingin kembali ke Indonesia via Kuala Lumpur International Airport (KLIA) sehingga mereka putuskan mau mengurus Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) ke KBRI Kuala Lumpur dan mengurus special pass ke Imigrasi Kuala Lumpur pada Jumat," katanya ketika dikonfirmasi di Johor, Jumat (15/12).

Para wisatawan tersebut terdiri para guru dan dosen dari Jakarta yang sedang berwisata ke Johor memanfaatkan liburan sekolah. Mereka harus mengurus SPLP di KBRI Kuala Lumpur karena paspornya ikut terbakar di dalam bus.

Menurut Kepala Pemadam Kebakaran Yong Peng, Mohd Asroy Mohd Yahaya kejadian terjadi pukul 11.00 waktu setempat saat bus perjalanan dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur.

Dia mengatakan dua pemadam kebakaran dari Ayer Hitam dan empat personil dari pemadam kebakaran Yong Peng telah berhasil memadamkan api 15 menit setelah kejadian namun bus tidak bisa diselamatkan.

Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur, Mulkan Lekat mengatakan dari 32 orang wisatawan tersebut hanya tiga orang yang paspornya berhasil diselamatkan.

Staf Imigrasi KBRI Kuala Lumpur Febi ikut membantu menguruskan special pass ke Imigrasi Putrajaya sebelum mereka kembali ke Jakarta pada Jumat malam. (*)

Sumber: ANTARA

#Bus Terbakar #Malaysia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
KJRI Johor Bahru kemudian memfasilitasi penerbitan Check Out Memo (COM) dan Special Pass dari Jabatan Imigresen Malaysia sebagai persyaratan administrasi kepulangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
4 Nelayan Terobos Perairan Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
Indonesia
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
WNI asal Aceh, Putri Hensy Aprilda (22), dan bayinya tewas dibunuh di Selangor, Malaysia. Kemlu RI menduga motif utang-piutang, KBRI Kuala Lumpur kawal proses hukum.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Indonesia
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Pendaki Malaysia, Chye Connsynn (41), berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani menggunakan helikopter meski sempat terkendala kabut. Korban dibawa ke RS rujukan di Denpasar.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Drama Evakuasi Turis Malaysia Cedera di Rinjani, Heli Bolak-balik ke Bali hingga Pit Stop Kurangi Beban
Indonesia
WNI Disekap dan Dianiaya di Tambang Timah Ilegal Malaysia, DPR Sebut Ada Indikasi TPPO
Anggota Komisi XIII DPR RI mengecam penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap WNI di tambang timah ilegal Malaysia. DPR menilai kasus ini terindikasi TPPO.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
WNI Disekap dan Dianiaya di Tambang Timah Ilegal Malaysia, DPR Sebut Ada Indikasi TPPO
Indonesia
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
MMEA Malaysia menemukan 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Perak. Sebanyak 23 selamat dan 16 meninggal dunia. Operasi pencarian resmi ditutup, jenazah diserahkan ke polisi.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
Dunia
Latihan Berujung Maut, 10 Orang Tewas dalam Tabrakan Helikopter Tentara Malaysia di Perak
Dua helikopter Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) bertabrakan saat latihan. Sebanyak 10 orang tewas dalam insiden tragis saat persiapan HUT ke-90 TLDM.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Latihan Berujung Maut, 10 Orang Tewas dalam Tabrakan Helikopter Tentara Malaysia di Perak
Indonesia
Cak Imin Terima Delegasi MCA, PKB Dorong Kolaborasi Indonesia-Malaysia
Cak Imin menerima delegasi MCA di Jakarta. PKB mendorong kerja sama Indonesia-Malaysia di bidang politik, ekonomi, hingga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Cak Imin Terima Delegasi MCA, PKB Dorong Kolaborasi Indonesia-Malaysia
Indonesia
Banyak WNI Tinggal di Area Kebakaran Besar Sabah, Statusnya Nikah Campur
Kemenlu membenarkan mayoritas WNI yang menjadi korban tercatat menikah campur dengan warga setempat serta WN Filipin
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Banyak WNI Tinggal di Area Kebakaran Besar Sabah, Statusnya Nikah Campur
Bagikan