Kesehatan

3 Tanda Ini Pernah Terjadi Padamu? Bisa Jadi Tubuhmu Kekurangan Protein

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Mei 2019
3 Tanda Ini Pernah Terjadi Padamu? Bisa Jadi Tubuhmu Kekurangan Protein

Makanan sumber protein untuk tubuh (Foto: pixabay/RitaE)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PROTEIN merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, makronutrien ini membentuk komponen utama dari semua sel kita dan menyediakan asam amino esensial yang menjaga tubuh kita tetap berjalan. Masalahnya adalah, sebagian dari kita tidak mendapatkan asupan protein sesuai yang dianjurkan ahli kesehatan.

Pemerhati kesehatan dan gizi merekomendasikan agar pria dan wanita untuk makan sekitar 0,8 gram protein untuk setiap kilogram berat badan, tidak dianjurkan kurang dari jumlah itu. Tetapi jika kamu melakukan latihan kekuatan, berolahraga secara teratur, atau sedang mencoba membangun otot dengan memotong jumlah kalori, kamu mungkin perlu sedikit asupan tambahan.

Selain itu, kamu juga harus mengonsumsi protein pada waktu yang tepat, tubuh kamu akan "senang" saat mendapat protein setiap empat hingga lima jam lho. Melansir laman Health, berikut tiga tanda bahwa kamu mungkin tidak mendapatkan asupan protein sebanyak yang diperlukan tubuh. Yuk, simak!



1. Kamu kehilangan berat badan dari otot kamu

3 Tanda Ini Pernah Terjadi Padamu? Bisa Jadi Tubuhmu Kekurangan Protein
Kurang berat badan karena kekurangan protein (Foto: nowloss.com)

Angka pada timbangan mungkin turun, tetapi itu tidak selalu merupakan hal yang baik lho. Biasanya, jika orang tidak mendapatkan cukup protein, tubuh akan memecah otot untuk mendapatkan lebih banyak protein.

Jika tubuh kehilangan massa otot, tubuh juga berpegang pada simpanan lemak, sehingga komposisi tubuh bisa berubah dengan cara yang merugikan.



2. Kamu rentan masuk angin

3 Tanda Ini Pernah Terjadi Padamu? Bisa Jadi Tubuhmu Kekurangan Protein
Kekurangan protein bisa membuatmu rentan masuk angin (Foto: verywellhealth.com)

Protein adalah salah satu "blok" pembangun antibodi, yang diproduksi oleh sistem kekebalan dalam tubuh untuk membantu melawan penyebab penyakit seperti bakteri dan virus.

Jika kamu tidak memiliki protein yang cukup, kamu dapat memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu dan mungkin lebih sering sakit dari pada orang lain lho.



3. Kuku dan rambut terlihat rapuh

3 Tanda Ini Pernah Terjadi Padamu? Bisa Jadi Tubuhmu Kekurangan Protein
Kuku terlihat rapuh (Foto: everydayhealth.com)


Karena protein adalah bagian penting untuk kedua bagian tubuh ini, kuku kamu bisa terasa lebih lembut dan rambut kamu bisa menjadi lebih rapuh dari waktu ke waktu. Rambut bisa kehilangan sedikit kilau, dan mungkin tidak setebal dulu.

Setelah beberapa bulan tidak mengonsumsi protein yang cukup, kamu mungkin juga mengalami kerontokan rambut, menurut American Academy of Dermatology, sebagian karena tubuh mematikan pertumbuhan rambut untuk menjaga simpanan proteinnya. (gsh)

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan #Protein
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan