3 Penyebab Umum Kecelakaan Pesawat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Januari 2021
3 Penyebab Umum Kecelakaan Pesawat

Tiga penyebab umum kecelakaan pesawat. (Foto: Unsplash/@G-R Mottez)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR duka kembali datang dari dunia dirgantara Tanah Air di awal 2021. Hanya beberapa menit setelah lepas landas, pesawat Sriwijaya Air dengan penerbangan SJY 182 dikabarkan hilang kontak.

Sebelum fakta-fakta mengenai kecelakaan terungkap, masyarakat tidak akan mengetahui penyebabnya. Namun menurut ahli ada sejumlah penyebab umum yang biasanya terjadi dalam kecelakaan pesawat.

Baca juga:

Sriwijaya Air Jatuh, Bupati Kepulauan Seribu: Getaran Terasa Sampai Pemukiman

1. Cuaca buruk

3 Penyebab Umum Kecelakaan Pesawat
Cuaca buruk yang tidak bisa dikendalikan dapat menyebabkan kecelakaan pesawat saat terbang, take-off, maupun landing. (Foto: Unsplash/@Raychel Sanner)

Tidak ada yang dapat memprediksi cuaca karena hal tersebut merupakan faktor eksternal di luar kendali. Mengutip laman The Conversation, cuaca buruk dapat menyebabkan sekitar 10 persen kecelakaan pesawat.

Walaupun petugas dan mesin sudah dipersiapkan sedemikian rupa, ternyata cuaca yang tidak mendukung jadi faktor fatal yang membahayakan.

Misalnya saja pada kasus jatuhnya AirAsia QZ8501 2015 silam. Kabarnya pilot sedang menghindari awan Cumulonimbus dengan cara menaikkan ketinggian pesawat. Sayangnya, beberapa saat kemudian pesawat hilang kontak. Atau insiden kecelakaan Adam Air yang jatuh di Perairan Majene, Sulawesi Barat pada 2007 lalu yang terjadi karena rusaknya alat navigasi akibat cuaca buruk.

Tidak hanya saat terbang saja, cuaca buruk juga dapat memengaruhi take-off dan landing entah karena jalur yang licin atau tidak terlihat karena gangguan cuaca. Jadi ketika perkiraan cuaca tidak mendukung, menunda penerbangan jelas merupakan opsi terbaik.

2. Kerusakan mesin

3 Penyebab Umum Kecelakaan Pesawat
Kerusakan pada mesin menyumbang 20 persen kecelakaan pesawat. (Foto: Pixabay/@Claritysat)

Teknologi yang semakin maju tampaknya tidak selalu menjamin keselamatan penumpang. Ternyata kegagalan mesin menyumbang 20 persen kasus kecelakaan pesawat terbang. Meski sudah dirawat dan dicek, mesin bisa mengalami kerusakan yang tidak terduga.

Tiga tahun lalu, pesawat Lion Air JT 610 jurusan Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Bekasi karena masalah pada mesin. Padahal pesawat tersebut tergolong baru, tapi ternyata pesawat baru tidak bisa menjamin mesinnya dalam keadaan optimal.

Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo menyebutkan bahwa pesawat atau mesin baru biasanya memiliki masalah yang disebut sebagai BB sickness. Mesin yang dipasang tentunya sudah terbang selama beberapa jam terlebih dahulu agar mendapatkan sertifikasi, namun mungkin sudah melewati batas sehingga menimbulkan peristiwa yang tak diinginkan.

Jika bisa terjadi pada mesin baru, apalagi dengan pesawat lama? Oleh karena itu, pihak maskapai penerbangan harus disiplin dalam inspeksi serta rutin meningkatkan kualitas 'maintenance' kendaraannya.

Baca juga:

Kemana Pesawat Parkir Selama Pandemi COVID-19?

3. Kesalahan pilot

3 Penyebab Umum Kecelakaan Pesawat
Pilot bertanggung jawab terhadap keselamatan penumpang, awak kabin, dan dirinya sendiri. (Foto: Pixabay/@imcockpit)

Penyebab kecelakaan pesawat paling umum terjadi karena kesalahan pilot. Proporsi kecelakaan yang ditimbulkan karena kelalaian pilot mencapai 50 persen. Pilot bertanggung jawab penuh mengendalikan pesawat yang terdiri dari mesin-mesin kompleks.

Beberapa kesalahan seperti perhitungan mengisi bahan bakar, memperkirakan cuaca, menghitung berat dan beban pesawat, atau gagal memprogram sistem komputer jadi sesuatu yang sangat fatal.

Contohnya saja kasus yang terjadi pada pesawat TransAsia dengan nomor penerbangan 234. Pada 4 Februari 2015 pesawat itu menghantam jembatan tol karena pilot salah menarik katup penutup. Mesin yang seharusnya hidup malah dimatikan oleh pilot sehingga membuat pesawat jatuh dan menewaskan 43 dari 58 penumpang.

Pilot merupakan garis pertahanan terakhir saat terjadi kecelakaan besar. Maka seluruh pilot harus menjalani pelatihan ketat agar bersiap terbang karena kesalahannya dapat membahayakan dirinya, awak kabin, serta seluruh penumpang. (sam)

Baca juga:

Desain Baru Kursi Pesawat untuk Jaga Jarak

#Kecelakaan Pesawat #Pesawat Hilang #Pesawat #Pesawat Jatuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Suasana bongkar muat barang untuk bagasi pesawat Super Air Jet di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Dunia
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Salah seorang pilot pesawat kargo itu beberapa kali memperingatkan pilot lainnya di kokpit mengenai ‘kecepatan pesawat yang berlebihan’.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Dunia
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Pesawat keluar dari ujung landasan pada Minggu sekitar pukul 14.00 waktu setempat setelah tiba dari San Juan, Puerto Rico.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Bagikan