3 Jenis Oat Sehat Pengganti Nasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 21 Februari 2024
3 Jenis Oat Sehat Pengganti Nasi

Ada beberapa jenis oat yang sehat untuk tubuh.(Foto: unsplash/melissa-di-rocco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENU diet dengan oatmeal lagi hype. Bahan makanan jenis serelia atau biji-bijian bernama latin Avena sativa ini memang banyak dijadikan pilihan menu sarapan sehat. Terutama bagi penganut pola hidup sehat.

Oat jadi pilihan menu makanan kaya serat. Oat mengandung kedua jenis serat yaitu serat larut dan serat tidak larut dengan perbandingan sekitar 50:50. Meskipun enggak punya nilai kalori atau gizi untuk tubuh, serat terbukti bermanfaat loh buat tubuh kamu. Serat larut dalam oat bisa mengikat dan membuang lemak jahat atau LDL dalam darah. Sementara itu, kandungan serat tak larut bermanfaat melancarkan buang air besar. Dengan begitu, kamu terhindar dari risiko sembelit. Sistem pencernaan yang baik akan membuat pembuangan racun dari usus besar berjalan lancar sehingga menurunkan risiko terjadinya kanker.

Selain kandungan serat yang baik untuk tubuh, oat juga punya indeks glikemik rendah. Itu berarti oat tidak menyebabkan lonjakan atau penurunan drastis terhadap kadar gula darah ketika dimakan. Itulah mengapa oat sangat baik dikonsumsi penderita diabetes mellitus untuk variasi makanan pokok selain nasi putih.

Makan oat saat sarapan juga dinilai lebih baik ketimbang nasi. Karena indeks glikemik yang rendah dan kandungan serat yang tinggi, oat akan bikin kamu kenyang lebih lama. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari mengemil berlebihan sebelum jam makan. Sebelum memilih oat untuk menggantikan nasi, kenali dulu deh 3 jenis oat yang dijual di pasaran.

1. Steel-cut oats

Sebelum bisa dinikmati, biji oat akan diolah sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penggunaannya. Untuk jenis steel-cut oats, biji utuh dipotong kasar jadi 2-3 bagian. Pemotongan dilakukan menggunakan mesin baja (steel cutters).

Jika kamu memilih jenis oat ini, pastikan kamu memasaknya cukup lama ya. Tekstur oat jenis ini juga kenyal. Setelah dimasak, bentuk asli oat masih kentara terlihat.

2. Rolled oats

Sering lihat oat pipih kan? Itulah yang disebut rolled oats. Oat inilah yang sering digunakan untuk menghasilkan produk-produk oat lainnya, seperti muesli, granola, susu oat, cereal bar, dan bubur oat.

Rolled oats dihasilkan dengan mengukus biji oat utuh agar lunak dan mudah dibentuk. Setelah itu, biji oat dipipihkan dengan mesin penggilas (rollers).

Hasilnya, biji oat berbentuk pipih dan tipis. Jika dilihat lagi, bentuknya bulat tak beraturan dan bertekstur. Karena sudah mengalami proses pengukusan dan bentuknya yang pipih, oat jenis ini butuh lebih sedikit waktu untuk dimasak.

Meskipun demikian, saat dimasak, oat ini akan menyerap lebih banyak air. Rolled oats tidak diberi tambahan apa pun dalam proses pembuatannya. Oat jenis ini bisa jadi pilihan ideal untuk sarapan. Bisa dimasak relatif cepat, tekstur bubur yang pas, dan kandungan yang masih alami.

3. Oat instan

Saat berbelanja di supermarket, kamu akan dengan mudah menemukan oat instan ini. Biasanya sih, oat jenis ini bisa disajikan dengan mudah, semisal cukup diseduh air panas.

Oat instan didapat dari proses panjang pengolahan biji oat. Proses itu meliputi pencincangan biji oat, pengepresan, pemasakan awal, dan pengeringan kembali. Selain itu, ditambahkan juga garam, bahkan beberapa merek juga menambahkan gula, perisa, dan fortifikasi vitamin mineral seperti vitamin A, zat besi, serta kalsium.

Nah, karena ada tambah-tambahan tersebut, kamu mesti berhati-hati saat mengonsumsi oat instan ini ya. Perhatikan label kemasan dengan baik. Terutama untuk mengetahui kadar gula yang terkadung di dalamnya. Jangan sampai, manfaat serat malah tertutup oleh gula berlebih yang enggak sehat.(Dwi)

#Kuliner #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Kuliner
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Seluruh rangkaian ini menjadi cara Sudestada menutup 2025 dengan meriah.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Bagikan