Puluhan Napi Asimilasi Bergabung Jadi Tukang Antar Bansos Warga

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 23 April 2020
Puluhan Napi Asimilasi Bergabung Jadi Tukang Antar Bansos Warga

Kapolres Metro Jakarta Kombes Heru Novianto dan salah satu napi asimilasi Imam di Mapolres Jakarta Pusat, Kamis (24/4). Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polres Jakarta Pusat memberdayakan sejumlah narapidana asimilasi untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19. Mereka dikerahkan untuk menyuplai bantuan sosial ke warga.

Kapolres Metro Jakarta Kombes Heru Novianto mengatakan, saat ini sudah 28 orang eks napi yang tengah diberdayakan untuk membantu menyuplai bantuan ke warga.

Baca Juga

JHL Group Beri Bantuan Ratusan APD ke RS Persahabatan

"Mudah-mudahan jumlahnya akan bertambah lagi. Sehingga warga binaan yang mendapat asimilasi ini, bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya," kata Heru dalam keteranganya, Kamis (24/4).

Heru menuturkan, kegiatan ini bakal berlangsung sampai pandemi virus corona Covid-19 ini berakhir.

"Mereka akan mengubah citranya menjadi warga yang baik. Setelah itu pun, mudah-mudahan mereka menjadi warga binaan polsek sehingga dapat berguna untuk wilayahnya masing-masing," imbuh Heru Novianto.

Kapolres Metro Jakarta Kombes Heru Novianto. Foto: MP/Kanu
Kapolres Metro Jakarta Kombes Heru Novianto. Foto: MP/Kanu

Ia mengatakan mereka diberikan seragam dan peralatan untuk menyasar warga di beberapa wilayah seperti pemukiman padat

"Mereka kami rangkul. Asimilasi yang diberikan Kemenkumham tak salah. Yang melakukan kejahatan hanya sedikit saj, banyak yang bisa kami rangkul untuk membantu warga mencegah COVID;" kata Heru

Baca Juga

Bukannya Turun, Kasus Positif COVID-19 Kab Bogor Justru Meroket Saat PSBB

Heru melanjutkan, para napi asimilasi itu mau untuk membantu warga dan senang bisa ikut mencegah penanganan COVID-19.

"Mereka memiliki masa depan cerah yang berguna bagi masyarakat," terang Heru.

Heru menuturkan, para mantan warga eks binaan ini disebar ke sejumlah Polsek sehingga pembagian bantuan kepada warga menjadi merata. Program ini bakal berlangsung sampai pandemi COVID-19.

"Kapolsek yang akan mencari dan menggalang. Ikut dalam kegiatan Polres. Mereka jadi garda terdepan untuk membantu masyarakat," terang Heru.

Ia berujar, di wilayah Jakarta Pusat tingkat kejahatan cenderung menurun. Dalam bulan April misalnya, hanya terjadi tiga peristiwa pencopetan.

"Mungkin karena masyarakat tak banyak keluar. Kalau kejahatan mereka mau melakukan aksi malah berpikir," terang Heru.

Polisi pun mengancam akan melakukan tindakan tegas terukur kepada napi asimilasi yang kembali berulah. Sementara ada 63 eks napi yang dibebaskan di Lapas Salemba.

"Mau dia asimilasi atau tidak yang jelas ada kejahatan kami lakukan tindakan tegas terukur," terang Heru.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Asyik Main Bola Bersama Anaknya di Tengah Wabah Corona

Sementara itu, salah satu eks warga binaan, Imam (40) mengaku senang bisa terlibat dal kegiatan membantu warga.

"Iya tentu saja saya senang bisa ikut membantu. Semoga ini bisa bermanfaat buat masyarakat," terang Imam yang mengenakan rompi ini. (Knu)

#Narapidana #Polres Jakarta Pusat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ribuan Narapidana Dari Berbagai Wilayah Dipindah ke Penjara Super Ketat Nusakambangan
Narapidana yang dipindahkan berasal dari berbagai perkara pidana, antara lain narkotika, terorisme, korupsi, perdagangan orang, dan tindak pidana umum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ribuan Narapidana Dari Berbagai Wilayah Dipindah ke Penjara Super Ketat Nusakambangan
Indonesia
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Pemindahan tersebut juga menjadi peringatan bagi narapidana agar tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan pemasyarakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Usai Ditemukan Ruangan Musik Keras, Ratusan Narapidana Depok Dipindah ke Nusakambangan
Indonesia
Akhirnya! 10 Rumah Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Tempat Napi Istirahat Dibongkar
Selain persoalan status aset, Kemenimipas mendapati bangunan tersebut berada di kawasan aliran atau bantaran sungai yang tidak diperbolehkan untuk didirikan bangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya! 10 Rumah Mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong Tempat Napi Istirahat Dibongkar
Indonesia
Rumah Fasilitas Mewah di Area Lapas Cibinong Ternyata Bukan Dibangun Pemerintah, Akan Dibongkar
“Nanti kalau itu bukan bangunan dari APBN, ya, kita akan bongkar semuanya,” ujar Mashudi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Rumah Fasilitas Mewah di Area Lapas Cibinong Ternyata Bukan Dibangun Pemerintah, Akan Dibongkar
Indonesia
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng memakan korban. Polres Jakarta Pusat langsung mengamankan dua orang.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Jalan Tambak Menteng Makan Korban, 2 Orang Langsung Diamankan
Indonesia
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Polisi menemukan manifes penerbangan yang mencatat atlet golf J menuju Malaysia sehari setelah diduga diculik di Jakarta. Kasus masih diselidiki, motif belum jelas, dan laporan penculikan telah dicabut.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polisi Temukan Manifes Penumpang, Atlet Golf Diduga Diculik Terbang ke Malaysia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Polri Pekerjakan Ribuan Narapidana untuk Masak MBG buat Siswa
Diketahui, 11 narapidana dipekerjakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan di Tangerang untuk mencuci ompreng, bukan memasak.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Polri Pekerjakan Ribuan Narapidana untuk Masak MBG buat Siswa
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Pengemudi Toyota Calya yang lawan arah di Gunung Sahari, diketahui menggunakan pelat nomor palsu. Hasil tes urine pun negatif.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Polisi Ungkap Alasan Sopir Toyota Calya Nekat Lawan Arah di Gunung Sahari, Pelat Nomor Masih Dicek
Indonesia
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Calya yang ugal-ugalan di Gunung Sahari, telah dijadikan tersangka. Ia juga terancam penjara empat tahun.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
Pengemudi Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari Ditangkap, Terancam 4 Tahun Penjara
Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Bagikan