Merawat Ingat

21 Tahun Lalu, Novel ‘Supernova’ Pertama Kali Rilis

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 16 Februari 2022
21 Tahun Lalu, Novel ‘Supernova’ Pertama Kali Rilis

Seri pertama Supernova. (Foto: Instagram@truest_store)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA yang tidak kenal dengan Dewi Lestari atau akrab dipanggil Dee, penulis sekaligus penyanyi yang menjadi sosok di balik suksesnya seri novel Supernova. Novel pertamanya yang berjudul Supernova 1: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh ini pertama kali diterbitkan pada 16 Februari 2001 dan terjual hingga 12 ribu eksemplar dalam waktu 35 hari. Novel ini semakin dikenal masyarakat setelah diadaptasi ke layar lebar oleh sutradara Rizal Mantovani pada Desember 2014 silam, yakni bergenre roman, psikologi, dan sains.

Baca juga:

Galang Rambu Anarki dan Panggilan Terompet Tahun Baru

21 Tahun Lalu, Novel ‘Supernova’ Pertama Kali Rilis
Rampung setelah 15 tahun. (Foto: Instagram@reabooks_)

Perjalanan menulis pencipta lagu Malaikat Juga Tahu ini diawali dari pengalaman pribadi yang dibungkusnya secara fiksi. Segala pertanyaan tentang spiritualitas terus menghantuinya sampai menginjak usia 23 tahun dan lambat laun novel menjadi wadah untuk mengungkapkan ide-ide besar. Dee pun mengubah haluannya dari trilogi menjadi heksalogi, yakni Supernova 2: Akar (2002), Supernova 3: Petir (2004), Supernova 4: Partikel (2012), Supernova 5: Gelombang (2014), dan Supernova 6: Inteligensi Embun Pagi (2016).

Sepanjang seri Supernova, Dee menghadirkan beragam karakter yang berbeda, yakni Bodhi, Elektra, Zarah Amala, dan Alfa Sagala. Setiap karakter latar belakang yang berbeda-beda, termasuk Bodhi yang gemar tato tapi harus mempertanyakan dirinya siapa. Dari keenam novel tersebut, baru Supernova 1 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Harry Aveling.

Baca juga:

Kopi Sianida, Kontroversi Tiada Henti

21 Tahun Lalu, Novel ‘Supernova’ Pertama Kali Rilis
Dewi Lestari atau akrab dipanggil Dee Lestari. (Foto: Instagram@deelestari)

Meski seri novel Supernova rampung setelah 15 tahun. Para pembaca ternyata tetap setia menunggu hasil tulisan tangan Dee. Seri terakhir Supernova pun kembali menjadi best seller kala itu. Masih ada banyak lagi novel karya Dee, seperti Aroma Karsa, Filosofi Kopi, Perahu Kertas, Madre, Rectoverso, hingga Laut Bercerita. Di sisi lain, setiap penulis pasti punya tempat favorit untuk mencurahkan kata-katanya, begitu juga dengan Dee yang menyebut tempat favoritnya bernama batcave. Ia bahkan sempat curhat di Instagramnya bahwa bekerja sambil creambath di kafe. (and)

Baca juga:

'Reuni' Pematung dan Pemesan Tugu Pancoran

#Merawat Ingat #Selebritas #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Desta Umumkan Keluar dari Vindes Corp, Minta tak Ada Spekulasi Liar
Desta mengaku telah memikirkan banyak pertimbangan sebelum memutuskan untuk keluar.
Dwi Astarini - 1 jam, 33 menit lalu
Desta Umumkan Keluar dari Vindes Corp, Minta tak Ada Spekulasi Liar
ShowBiz
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
Tom Hanks akan memainkan peran dalam film Theo of Golden. Novel fenomenal itu segera diangkat ke layar lebar.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
Lifestyle
Setelah Insidious: Out of the Further, Chase dengan Blumhouse Atomic Monster Garap Film Horor Sleepover
Proyek ini menjadi kerja sama lanjutan Chase dengan Blumhouse Atomic Monster setelah keterlibatannya dalam Insidious: Out of the Further.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Setelah Insidious: Out of the Further, Chase dengan Blumhouse Atomic Monster Garap Film Horor Sleepover
ShowBiz
King Thanos Kembali Hadir dengan Wajah Baru di "Avengers: Infinity Defense"
Disney akhirnya memperlihatkan tampilan terbaru King Thanos, sosok antagonis utama dalam atraksi Avengers: Infinity Defense yang akan hadir di Disney California Adventure pada 2028.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
King Thanos Kembali Hadir dengan Wajah Baru di
ShowBiz
'The Mosquito Bowl' Tayang di Netflix November 2026, Angkat Kisah Tragis Perang Dunia II
The Mosquito Bowl tayang di Netflix pada 26 November 2026. Film ini mengangkat kisah nyata pemain sepak bola di medan perang.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
'The Mosquito Bowl' Tayang di Netflix November 2026, Angkat Kisah Tragis Perang Dunia II
ShowBiz
Film Pendek 'More Pain More Gain' Tafsirkan Hustle Culture, Soroti Wajah Lain Maskulinitas Modern
Film garapan sutradara Yusgunawan Marto ini menggunakan tubuh pria sebagai metafora tentang kekuatan, ketahanan, pengakuan, dan validasi.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Film Pendek 'More Pain More Gain' Tafsirkan Hustle Culture, Soroti Wajah Lain Maskulinitas Modern
ShowBiz
12 Film dan Serial Klasik yang Tayang di Netflix Awal September 2026
Beberapa di antara film yang akan tayang bahkan sudah berusia puluhan tahun, tetapi masih memiliki cerita yang menarik untuk disaksikan kembali.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
12 Film dan Serial Klasik yang Tayang di Netflix Awal September 2026
ShowBiz
Dua Sisi Kim Jun Han di 'The Intern', dari Rekan Kerja Ramah hingga Sosok Tegas di Ruang Rapat
Film Korea 'The Intern' merilis foto terbaru Kim Jun Han dan Ryu Hye Young. Keduanya berperan sebagai pekerja ambisius di perusahaan mode milik Han So Hee.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Dua Sisi Kim Jun Han di 'The Intern', dari Rekan Kerja Ramah hingga Sosok Tegas di Ruang Rapat
ShowBiz
Park Seo Joon, Park Hae Il, dan Choi Dae Hoon Bintangi Film Misteri Sejarah 'Firefly'
Park Seo Joon, Park Hae Il, dan Choi Dae Hoon bergabung dalam film misteri sejarah 'Firefly'. Kisahnya mengungkap misteri Desa Hwayong yang terkubur 24 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Park Seo Joon, Park Hae Il, dan Choi Dae Hoon Bintangi Film Misteri Sejarah 'Firefly'
ShowBiz
'100 Days of Deception' Mulai Produksi, Kim Yoo Jung dan Park Jinyoung Jadi Mata-Mata di Era Pendudukan Jepang
Mengusung perpaduan spionase, romansa, dan drama sejarah, 100 Days of Deception mengambil latar masa pendudukan Jepang di Korea.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
'100 Days of Deception' Mulai Produksi, Kim Yoo Jung dan Park Jinyoung Jadi Mata-Mata di Era Pendudukan Jepang
Bagikan