Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gencatan Senjata Masih Berlangsung, Israel Bunuh 2 Warga Palestina

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 31 Januari 2025
Gencatan Senjata Masih Berlangsung, Israel Bunuh 2 Warga Palestina

Anggota pasukan Israel. Foto: ANTARA/Xinhua/HO-IDF

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketegangan di Jenin, Tepi Barat yang diduduki, terus meningkat. Dua warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan pasukan Israel pada Kamis malam (30/1), menambah daftar korban jiwa menjadi 19 sejak operasi militer besar-besaran dimulai hampir dua minggu lalu.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, kedua korban tewas dalam operasi militer Israel yang berlangsung di dalam kamp pengungsi Jenin. Kantor berita Wafa mengidentifikasi mereka sebagai Yazan Hatem al-Hassan dan Amir Abu Hassan, demikian menurut pemberitaan Aljazeera, Jumat (31/1).

Selain itu, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa tiga perempuan Palestina mengalami luka akibat pecahan peluru dari serangan udara Israel yang menghantam sebuah bangunan di kamp pengungsi tersebut.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang mengunjungi kamp pengungsi pada Rabu (29/1), menyatakan bahwa serangan ini bertujuan menghancurkan "infrastruktur teroris". Ia menegaskan bahwa meskipun operasi selesai, pasukan Israel akan tetap berada di kamp.

Baca juga:

Gencatan Senjata Hamas-Israel Tercapai, Situasi Memanas di Tepi Barat

Serangan terbaru ini terjadi setelah militer Israel mengumumkan bahwa salah satu tentaranya tewas di wilayah pendudukan pada Kamis pagi. Sehari sebelumnya, serangan pesawat tanpa awak di Ramallah menewaskan 10 warga Palestina, sementara dua pemuda Palestina lainnya juga tewas di Jenin pada Selasa (28/1).

Operasi besar Israel di Jenin, yang diberi nama "Iron Wall", diluncurkan hampir bersamaan dengan gencatan senjata yang diumumkan di Gaza awal bulan ini. Situasi di wilayah pendudukan terus memanas, dengan eskalasi kekerasan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. (ikh)

#Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Wartawan Italia Alessandro Mantovani mengaku dipukuli pasukan Israel saat misi Armada Global Sumud.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Indonesia
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Sembilan WNI itu merupakan bagian dari relawan Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sempat ditahan di Penjara Ktziot Israel
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Indonesia
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan pasukan Israel dalam misi Global Sumud Flotilla akhirnya dibebaskan
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Dunia
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Israel melakukan penculikan terhadap para WNI yang sedang dalam misi kemanusiaan internasional ke Gaza itu karena tidak adanya sanksi keras terhadap Israel setelah kejahatan-kejahatan sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Dunia
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Mereka juga menyerukan komunitas internasional menjalankan tanggung jawab hukum dan moral untuk melindungi warga sipil serta misi kemanusiaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Bagikan