MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberangkatkan sebanyak 16 ribu lebih pemudik yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya.
Pemberangkatan ini dalam program mudik Lebaran gratis 2026 di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (16/3).
"Hari ini kami bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah serta berbagai stakeholder melepas pemudik. Ada sekitar 325 bus yang kita siapkan untuk mengangkut hampir 16.870 warga yang akan mudik ke Jawa Tengah," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Ia mengatakan, program mudik gratis merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Jawa Tengah yang bekerja di perantauan, salah satunya Jakarta dan sekitarnya.
Baca juga:
Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman, Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Turun 45%
Selain itu, program ini bertujuan membantu masyarakat perantauan, khususnya pekerja sektor informal, agar dapat pulang kampung merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Jumlah armada pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 270 bus.'
"Peningkatan ini dilakukan karena minat masyarakat terhadap program mudik gratis terus bertambah," ujar Luthfi.
Selain bus, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan transportasi lain untuk membantu pemudik dengan tujuh gerbong kereta api gratis.
Program mudik gratis ini menyasar berbagai kalangan pekerja informal yang merantau di Jakarta dan sekitarnya.
Di antaranya, pengemudi ojek online, pedagang bakso, pekerja warteg, pembantu rumah tangga, kuli bangunan hingga mahasiswa.
Pemerintah ingin meringankan beban ekonomi para perantau agar tetap dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.
"Mereka ini adalah pekerja informal yang berjuang di perantauan. Negara harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mereka pulang kampung," katanya.