155 Rumah di Bekasi Terdampak Banjir, Ketinggian Air sampai 2 Meter
Pantauan udara kondisi banjir di Kota Bekasi. (Dok. Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB)
MerahPutih.com - Wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi jadi yang paling terdampak bencana banjir, Selasa (4/3) ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, dampak dari banjir akibat hujan deras di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi telah merendam sebanyak 155 rumah. Adapun ketinggian air mencapai 150-200 cm.
"Ada 140 unit rumah di Kota Bekasi dan 15 unit rumah di Kabupaten Bekasi terendam banjir," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Selasa (4/3).
BNPB menyebut penyebab banjir tersebut akibat hujan dan kiriman dari Bogor.
"Banjir terjadi disebabkan hujan yang deras dan disertai kiriman air dari sungai di bagian hulu," kata Abdul.
Baca juga:
Banjir di Kota Bekasi, Persija Vs PSIS Semarang Resmi Ditunda
BNPB melaporkan terdapat tujuh kecamatan di Kota Bekasi yang terdampak banjir. Tujuh kecamatan tersebut rinciannya Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede dan Rawalumbu.
“Berdasarkan pemantauan visual di lapangan, sebagian banjir belum surut di beberapa kelurahan terdampak," jelas Abdul.
BNPB memastikan tim petugas gabungan mengerahkan banyak perahu karet untuk evakuasi korban banjir. Abdul juga masih mendata jumlah warga terdampak.
Pemadaman jaringan listrik harus dilakukan PLN Kota Bekasi demi keselamatan selama proses evakuasi karena kondisi banjir di sejumlah kawasan masih tinggi.
BNPB juga menyerahkan bantuan logistik berupa 200 lembar matras, 100 lembar terpal, 200 paket sembako, 100 paket makanan siap saji dan seperangkat hygiene kit.
Baca juga:
Banjir Parah di Wilayah Bekasi, BNPB Sebut karena Air ‘Kiriman’
Menurut Abdul, saat ini tim di lapangan telah mengerahkan perahu karet untuk melakukan evakuasi warga yang masih terjebak di rumah mereka.
"Kami mengerahkan perahu karet untuk evakuasi warga terdampak ke lokasi yang aman," tuturnya. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
DPRD DKI Sebut Banjir Jakarta akibat Tata Ruang Kota yang Rusak
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek