K-Drama

1 Kalimat dari K-Drama ‘Tempest’ Bikin Marah Warganet China, Jun Ji-hyun Langsung Kena Cancel

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 24 September 2025
1 Kalimat dari K-Drama ‘Tempest’ Bikin Marah Warganet China, Jun Ji-hyun Langsung Kena Cancel

Jun Ji-hyun dalam drama 'Tempest'.(foto: Disney+)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — K-DRAMA romansa spionase terbaru Tempest memantik kontroversi di antara warganet Korea Selatan dan China. Pangkal keributan ialah satu kalimat dari karakter yang diperankan Jun Ji-hyun.

“Mengapa China lebih memilih perang? Sebuah bom nuklir bisa saja jatuh di dekat perbatasan,” ucap karakter Ji-hyun dalam salah satu episode serial baru Disney+ tersebut.

Adegan fiksi itu berujung pada konsekuensi nyata di akhir pekan. Banyak warganet China menilai kalimat itu sebagai penggambaran jahat bahwa China bersifat agresif. Banyak dari mereka kini menyeru kepada berbagai merek agar memutuskan kerja sama dengan aktris Korea tersebut.

Kemarahan ini juga kembali memicu perdebatan tentang larangan tidak resmi atas hiburan Korea di China yang telah berlangsung hampir satu dekade. Meskipun China tidak pernah secara resmi mengakui adanya larangan itu, ketiadaan mendadak konten Korea sejak 2016 diyakini luas sebagai bentuk protes terhadap keputusan Korea Selatan menempatkan sistem antirudal AS pada tahun yang sama. Kebijakan itu dianggap China mengancam operasi militer mereka di kawasan.

Baca juga:

Jun Ji-hyun Jadi Calon Presiden di K-Drama ‘Tempest’



Belakangan, hubungan kedua negara terlihat mulai mencair dengan beberapa penampil Korea Selatan menggelar konser di China. Namun, kontroversi terkait dengan Tempest justru memicu gelombang baru dukungan terhadap larangan tersebut.

“Pertahankan larangan drama Korea sampai mati, terima kasih,” ujar salah seorang warganet Korea di Weibo yang disukai lebih dari 10 ribu pengguna.

Meski sebagian besar kemarahan berpusat pada dialog Ji-hyun tentang China, pengguna media sosial juga menyoroti contoh lain dari serial tersebut yang mereka anggap ofensif. Salah satunya adegan yang seharusnya menggambarkan Kota Dalian di China justru menampilkan deretan bangunan kumuh yang diyakini difilmkan di Hong Kong. Hal itu dianggap menampilkan citra buruk China.

Dalam adegan lain, sekelompok orang digambarkan duduk di meja yang terletak di atas karpet merah dengan bintang kuning, yang oleh sebagian pengguna dinilai menyerupai bendera China. Ketika Ji-hyun membacakan puisi klasik China pada kesempatan lain, penonton mengkritik aksennya yang dianggap canggung.

Semua hal itu akhirnya memicu upaya terorganisasi melawan Ji-hyun di Weibo. Aktris yang juga dikenal dengan nama Gianna Jun ini sekarang menghadapi cancel culture di China.

Tempest bercerita tentang Seo Mun-ju (Jun Ji-hyun), mantan duta besar PBB yang hidupnya jungkir balik setelah sang suami, seorang calon presiden muda karismatik, dibunuh kelompok ekstremis. Alih-alih mundur, Mun-ju justru bangkit dan memutuskan maju sendiri sebagai calon presiden. Dari sinilah kisah politik, intrik, sampai aksi menegangkan mulai terungkap.

Di lain sisi, Mun-ju membentuk aliansi dengan San-ho (Kang Dong-won), tentara bayaran misterius yang jadi partner setianya. Fan telah dibuat heboh dengan aksi keduanya di adegan penyelamatan dari kereta penuh bom, yang juga jadi momen kebangkitan Mun-ju di hadapan massa.

Drakor ini menjadi menarik karena menempatkan perempuan di tengah kuasa politik. Biasanya, drakor politik dipenuhi tokoh pria yang jadi presiden atau pengendali kekuasaan. Nah, beda dengan Tempest, dengan perempuan justru ada di garis depan.(dwi)

#K-Drama #Jun Ji Hyun #Disney Plus #China
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Peluncuran roket Long March 7A milik China yang membawa satelit ChinaSat-4B berakhir gagal akibat anomali penerbangan di Hainan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Dunia
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Indonesia
BRIN Pastikan Kelola Data Satelit Lampung-1 Yang Diluncurkan Perusahaan Antariksa Komersial China
Selain memastikan keamanan data proyek satelit tersebut, Arif mengungkapkan BRIN juga tengah menyiapkan peluncuran satelit buatan dalam negeri, BRIN NEO-1, yang dijadwalkan mengorbit pada awal 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Pastikan Kelola Data Satelit Lampung-1 Yang Diluncurkan Perusahaan Antariksa Komersial China
Indonesia
Indonesia Ekspor 3,5 Ton Salak ke China
Ekspor tersebut merupakan tindak lanjut komitmen bisnis ekspor salak senilai USD 2 juta selama setahun yang tercapai dalam misi dagang Indonesia ke Shanghai.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Indonesia Ekspor 3,5 Ton Salak ke China
ShowBiz
DK SEVENTEEN Isi OST 'Spooky in Love' Lewat Lagu 'Stay with Me', Hadirkan Nuansa Romantis
DK SEVENTEEN kembali memikat penggemar lewat lagu 'Stay with Me', soundtrack kedua drama Korea 'Spooky in Love'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
DK SEVENTEEN Isi OST 'Spooky in Love' Lewat Lagu 'Stay with Me', Hadirkan Nuansa Romantis
ShowBiz
4 Drakor Terbaru Tayang Agustus 2026, Ada 'Flex X Cop Season 2' hingga 'OK! Let's Get Divorced'
Drama Korea terbaru Agustus 2026 ini wajib ditonton. Ada Flex X Cop Season 2 hingga Our Sticky Love.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
4 Drakor Terbaru Tayang Agustus 2026, Ada 'Flex X Cop Season 2' hingga 'OK! Let's Get Divorced'
Dunia
Alarm Darurat Kedubes China di Jepang Menyala 2 Hari Pasca Gempa, Apa Pemicunya?
Kedubes China di Jepang aktifkan alarm darurat pasca gempa 7,1 di Kumamoto. 17 orang tewas, puluhan ribu mengungsi, Jepang bentuk satgas darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Alarm Darurat Kedubes China di Jepang Menyala 2 Hari Pasca Gempa, Apa Pemicunya?
ShowBiz
Lee Sung-min Gabung Live Action 'Solo Leveling', Perankan Pemburu Peringkat S
Menambah jajaran pemain bintang dalam live action garapan Netflix ini.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Lee Sung-min Gabung Live Action 'Solo Leveling', Perankan Pemburu Peringkat S
ShowBiz
3 Alasan 'A Bona Fide Killer' Wajib Masuk Watchlist, Drama Aksi Kong Hyo Jin yang Penuh Kejutan
A Bona Fide Killer menghadirkan Kong Hyo Jin sebagai ibu rumah tangga dengan identitas rahasia pembunuh bayaran. Simak alasan serial aksi komedi ini wajib ditonton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
3 Alasan 'A Bona Fide Killer' Wajib Masuk Watchlist, Drama Aksi Kong Hyo Jin yang Penuh Kejutan
Bagikan