Yayasan JHL Merah Putih Kasih Beri Bantuan Biaya Pendidikan ke Mahasiswa Lintas Fakultas Universitas Hasanuddin
Senin, 02 Februari 2026 -
Merahputih.com - 70 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menerima bantuan biaya pendidikan melalui program Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih dalam pertemuan perdana di Ruang Rapat A, Gedung Rektorat Unhas, Tamalanrea, Jumat (30/1).
Mahasiswa yang berasal dari Fakultas Pertanian, Teknologi Pertanian, dan Vokasi ini mengikuti pengarahan intensif mengenai mekanisme penyaluran dana guna memastikan transparansi program.
Baca juga:
Program ini memberikan dukungan finansial yang signifikan bagi keberlangsungan studi mahasiswa. Setiap penerima mendapatkan bantuan biaya hidup bulanan sebesar Rp 500.000 yang disalurkan secara rutin, ditambah bantuan pendidikan tahunan senilai Rp 2.000.000.
Dalam sesi pertemuan tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI) selaku mitra penyalur turut memberikan penjelasan teknis kepada mahasiswa agar proses administrasi berjalan tertib. Kerja sama ini bertujuan agar mahasiswa dapat fokus sepenuhnya pada pencapaian akademik tanpa terbebani kendala finansial yang berat.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Ruslin, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah yang harus dikelola dengan bijak.
“Kami berharap Beasiswa Kelapa ini dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk menunjang kelancaran studi hingga dapat lulus tepat waktu. Dengan demikian, beasiswa ini tidak hanya membantu mahasiswa, tetapi juga turut meringankan beban orang tua,” tegas Muhammad Ruslin
Baca juga:
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo Bangun 100 Rumah Permanen untuk Korban Bencana Sumatera
.
Sinergi Strategis Unhas dan JHL Group
Penyaluran beasiswa ini menjadi bukti nyata implementasi kerja sama (MoU) yang telah disepakati oleh Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, dan Ketua Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo pada Oktober 2025 lalu. Kolaborasi ini tidak hanya menyasar bantuan dana, tetapi juga memperkuat pilar Tridharma Perguruan Tinggi.
Melalui kemitraan strategis ini, Universitas Hasanuddin terus berupaya memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar universitas dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing di sektor industri pertanian nasional.
Sementara, Jerry Hermawan Lo menilai pertanian Indonesia bisa menghasilkan keuntungan yang luar biasa bagi Indonesia, apalagi kelapa.
“20 tahun yang lalu, kelapa kita tumbuh liar di hutan di laut dan pantai. Sekarang, bila dikelola dengan hilirisasi yang tepat, kelapa dapat menghasilkan ribuan triliun rupiah,” ujar Jerry yang juga pengusaha yang peduli terhadap pendidikan dan sosial ini.
Dia mencontohkan, melalui Royal Agro Industri (RAI) yang merupakan holding perusahaan kelapa miliknya, hasil industri kelapa yang dikelolanya sangat diminati di mancanegara.
“Sekarang sudah lebih dari 20 negara yang memesan hasil industri kelapa dari Royal Agro Industri. Sekarang kami bisa produksi hampir 1 juta butir per hari. Dan saat ini saya sedang proses akusisi pabrik kelapa yang bisa memproduksi 2 juta butir kelapa perhari. Kalau akuisisi ini beres, kami akan jadi produsen industri kelapa terbesar di dunia,” papar Jerry yang bertekad Indonesia menjadi produsen utama kelapa di dunia.
Baca juga:
Ribuan Beasiswa Kelapa ala Jerry Hermawan Lo untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan Prabowo
Jerry lantas mengungkap alasannya mengapa sekarang fokus ke pertanian. Pasalnya, kualitas Indonesia belum semaju negara lain seperti Jepang, China dan Singapura.
“Kita kalah (dengan) China, bisnis kita kalah dengan banyak negara. Elektronik, kita kalah. IT kalah, otomotif kalah,” tutur dia.
Tapi ingat, lanjut dia, Indonesia punya potensi besar di bidang pertanian. Salah satunya kekayaan alam yang sangat melimpah. Karena itu, pertanian ini adalah senjata rahasia Indonesia.
“Di banyak negara selama enam bulan bulan tidak ada matahari. Di negara kita setahun, 12 bulan ada matahari. Jadi kita punya keunggulan,” sebut dia.
Jerry melihat, peluang Indonesia maju ada di industri pertanian. Khususnya dalam pengelolaan kelapa. "Penghasil kelapa terbesar di dunia ini cuma dua. Indonesia dan Filipina,” tutur Jerry.
Baca juga:
Karenanya dia berharap, potensi ini mendapat dukungan dari semua pihak.
“Indonesia akan menjadi adil makmur jika sumber-sumber daya alam (dikelola dengan baik), infrastruktur. Ditambah adanya kepastian hukum, sumber daya manusia-manusia dan yang terakhir investor,” ucap Jerry yang juga pengusaha senior ini .
Jerry berpesan, mahasiswa pertanian yang mendapatkan Beasiswa Kelapa ini bisa menjadi pengusaha di bidang pertanian agar mampu menciptakan lapangan kerja.
“Anda menjadi pengusaha-pengusaha pertanian dapat menyerap banyak tenaga kerja di kampung Anda, lalu menarik saudara Anda untuk mengikuti jejak Anda,” ucap Jerry.
Gerakan Mencerdaskan Bangsa
Sementara, Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc mengapresiasi adanya kepedulian dan dukungan kepada mahasiswanya. Pemberian beasiswa ini dinilai sebagai bagian dari strategi bagi pengembangan pendidikan dan kewirausahaan serta salah satu gerakan mencerdaskan bangsa.
Selain itu, Jamaluddin juga memuji kepedulian Jerry memilih usaha di bidang industri pertanian dan agrobisnis yang sangat kompetitif. "Kami juga siap dan memanfaatkan kerjasama ini,” tutur dia.
Baca juga:
Beasiswa Seribu Sarjana Pertanian Indonesia Ala JHL Bisa Dorong Industri Kreatif Bidang Kuliner Kopi
Program ini juga mendapatkan apresiasi dari mahasiswa penerima beasiswa. “Saya sangat terinspirasi bantuan dari pak Jerry. Karena ini sangat membantu bagi mahasiswa yang orang tua tak mampu membiayai anaknya,” kata mahasiswa Unhas semester 1, Viki Saputra.
Mahasiswa asal Bone ini berharap mahasiswa yang mendapat bantuan, bisa seperti Jerry Hermawan Lo.
“Semoga mahasiswa yang dibantu ini bisa seperti beliau menjadi pengusaha yang sukses,” kata Viki yang ingin menjadi pengusaha pertanian ini.
Sebelumnya, JHL Foundation juga memberikan Beasiswa Kelapa untuk mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, pada Kamis (18/9/2025). Beasiswa Kelapa dari Jerry Hermawan Lo ini diberikan untuk 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat semester tiga hingga mereka lulus nantinya.
Jerry melalui JHL Foundation sudah memberikan kepada lebih dari 1.000 mahasiswa fakultas pertanian di banyak universitas. Misalnya Universitas Lampung (Unila), Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Nusa Cendana NTT (Unipa), Universitas Nusa Nipa NTT (Unipa), Universitas Tirtayasa Banten dan lainnya.
Para mahasiswa di bidang pertanian yang mendapatkan Beasiswa Kelapa dari JHL Foundation hingga lulus ini diharapkan mampu memanfaatkannya agar kelak mereka terlahir sebagai ahli di bidang industri pertanian. Jerry Hermawan Lo yang kini fokus dengan agroindustri kelapa ini menuturkan, industri pertanian di Indonesia memiliki potensi yang baik. Salah satunya di bidang pengelolaan kelapa.