Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Wiranto: Filipina Basis ISIS Asia Tenggara, Indonesia-Australia Siap Kerja Sama

Noer Ardiansjah - Sabtu, 27 Mei 2017

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mengatakan bahwa negara Filipina merupakan salah satu basis pergerakan ISIS di Asia Tenggara.

Indikasi tersebut diketahui setelah adanya aktivitas di Marawi Perairan Sulu, Filipina Selatan.

"Informasi sudah ada, satu aktivitas di Filipina selatan di Perairan Sulu bahwa itu merupakan indikasi adanya basis ISIS," kata Wiranto saat konferensi Pers di kantornya, Jumat (26/5).

Menurut Wiranto, basis ISIS yang berada di Perairan Sulu merupakan jaringan yang sama dengan di Suriah.

Mereka menggunakan konsep konvergensi, yaitu mengundang para WN yang ingin direkrut menjadi anggota ISIS ke Suriah termasuk dari Indonesia. Mana kala, Suriah dihancurkan kekuatan koalisi, anggotanya menyebar ke penjuru dunia.

"Tatkala basisnya dihancurkan oleh satu kekuatan koalisi, kemudian mereka menggunakan pola divergensi, menyebarkan para teroris yang sudah terlatih ke negara asal mereka dan membangun basis baru, termasuk di Asia Tenggara mereka berencana di Filipina," kata Wiranto.

Guna menanggulangi hal itu, Wiranto mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan negara tetangga termasuk Australia.

"Indonesia dan Australia sudah memiliki kesepakatan untuk membangun kebersamaan melawan rencana pembangunan basis ISIS di Asia Tenggara. Kita ingin mengajak bersama-sama fokus menanggulangi terorisme yang berbasis di Filipina selatan," tandasnya. (Fdi)

Baca berita terkait aksi teroris lainnya di: Menko Polhukam Siap Tindak Tegas Pelaku Teror

Baca Artikel Asli