MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta berharap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno agar menambahkan kembali hotel untuk dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19.
"Di Jakarta mudah-mudahan ada penambahan hotel bagi isolasi mandiri," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat meninjau TPU Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (27/1).
Baca Juga
Pemprov DKI akan terus meningkatkan jumlah rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 dalam mengatasi krisis tempat perawatan pasien terkonfirmasi corona.
Riza menyampaikan, tingkat hunian tempat tidur perawatan pasien COVID-19 di Jakarta hanya 60 persen, jika tidak diakumilasikan warga luar ibu kota.
"Okupansinya semakin menurun, jadi kalau angkanya sampai 24 (pasien warga luar Jakarta) kalau dikurangi saja 24 persen dia berarti cuma 60 persen okupasi RS," terang Riza.
Politisi Gerindra ini mengatakan, jika pihaknya tidak akan menolak merawat pasien corona dari warga luar ibu kota. Karena penanganan COVID-19 tentang soal kemanuasiaan.
"Karena 24 kita menerima pasien dari non jakarta bahkan angkanya bisa sampai 28-30 rangenya bisa sampai 24-30," imbuhnya.
Riza menuturkan, Pemprov DKI bakal berupaya menambahkan terus fasilitas kesehatan (faskes) dalam melawan penyakit mematikan dari Wuhan, China itu di Jakarta.
"Kita tingkatkan terus, sebagaimana kebijakan dari Pak Gubernur, dari Kemenkes juga," tutupnya.
Adapun saat ini di Jakarta ada sebanyak 101 rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 yang sebelumnya berjumlah 98 rumah sakit. (Asp)
Baca Juga
Wagub Bocorkan Jumlah Liang Lahad Pasien COVID-19 di Jakarta