Usai Diresmikan, Presiden Jokowi 'Cuci Mata' di Pasar Maros
Kamis, 13 Juli 2017 -
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pasar Rakyat Maros Baru di hari kedua berada di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/7).
Tiba pukul 07.30 WITA di Pasar Rakyat Maros Baru, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo disambut oleh Bupati Maros Hatta Rahman.
Setelah menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Pasar Maros Baru, Presiden dan Ibu Iriana mengelilingi kios dan los pasar didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Maros Hatta Rahman.
Pasar Rakyat Maros Baru memiliki luas satu hektare, 278 unit ruangan, terdiri dari 44 unit kios, 98 lods, 56 lapak kering, 40 lapak basah, gedung ruangan pengelola, musholla, toilet, ruang menyusui serta ruangan merokok.
Sebelumnya, Jokowi membagikan 1.500 sertifikat hak milik atas tanah (SHM) kepada warga Kalimantan Timur di Balikpapan. Jumlah tersebut bagian dari 5 juta sertifikat yang dibagikan hingga akhir tahun ini. Rinciannya, ada sebanyak 600 sertifikat untuk warga Kabupaten Kutai Kartanegara, 300 untuk Samarinda, 300 lagi untuk warga Balikpapan, 150 untuk para petani dan pemilik lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara, 50 lagi untuk warga Paser, masing-masing 50 untuk warga Kutai Timur dan Kota Bontang, dan masing-masing 25 sertifikat untuk warga Kabupaten Berau dan Kutai Barat.
Presiden Jokowi menemui mereka langsung setelah pesawat Kepresidenan mendarat di Bandara Sepinggan, lebih kurang 4 km dari Dome pada pukul 10.22 Waktu Indonesia Tengah. Warga pemilik lahan menerima langsung sertifikatnya di Dome.