MerahPutih.com - DreamWorks Animation akhirnya merilis trailer perdana Shrek 5 yang membawa penonton kembali ke dunia Far Far Away bersama karakter-karakter ikonik dari waralaba tersebut.
Trailer yang dirilis pada Selasa (16/6) itu langsung mencuri perhatian para penggemar karena menghadirkan perpaduan nostalgia, humor khas Shrek, serta petualangan baru bersama keluarga sang ogre hijau.
Cuplikan perdana film ini diawali dengan sebuah buku cerita yang merangkum perjalanan Shrek, Fiona, dan Donkey sejak film pertama Shrek yang dirilis pada 2001.
Di tengah narasi tersebut, Donkey tiba-tiba menyela dan menyampaikan bahwa sudah saatnya mereka melakukan perubahan penampilan.
Momen tersebut menjadi salah satu adegan yang paling banyak dibicarakan karena dianggap sebagai sindiran ringan terhadap gaya animasi terbaru yang terlihat sedikit berbeda dibandingkan film-film Shrek sebelumnya.
Baca juga:
Film 'Obsession' Pecahkan Rekor Box Office, Jadi Film Terlaris Sepanjang Sejarah Focus Features
Kembali Menjelajahi Far Far Away
Petualangan kemudian membawa Shrek dan kawan-kawan kembali menjelajahi negeri Far Far Away.
Dalam perjalanan tersebut, mereka bertemu dengan beragam karakter unik, mulai dari raksasa, petugas keamanan, hingga sosok manusia salju menyeramkan yang menjadi parodi karakter Olaf dari Frozen.
Trailer juga menghadirkan kembali karakter favorit penggemar, Gingy, yang tampil dengan gaya kocak.
Kali ini, manusia roti jahe tersebut terlihat menempelkan dua kancing permen karet di bagian belakang tubuhnya dan dengan percaya diri mengklaim bahwa dirinya "terlihat seperti toko roti".
Baca juga:
Trailer ditutup dengan adegan yang memperlihatkan Shrek, Fiona, anak-anak mereka, serta Donkey terjebak di dalam sebuah sel penjara.
Alih-alih panik, Donkey justru sibuk menyanyikan lagu Baby Come Back dan Roxanne di tengah situasi tersebut.
Tingkahnya membuat Shrek terlihat kesal, menghadirkan humor khas yang selama ini menjadi ciri utama franchise Shrek.
Film Shrek Pertama Setelah Vakum 17 Tahun
Shrek 5 menjadi film utama pertama dalam waralaba Shrek setelah jeda panjang selama 17 tahun.
Film terakhir dalam seri utamanya, Shrek Forever After, dirilis pada 2010 dan sempat disebut sebagai penutup kisah Shrek.
Meski demikian, selama masa vakum tersebut, DreamWorks tetap mengembangkan semesta Shrek melalui dua film spin-off Puss in Boots dan Puss in Boots: The Last Wish yang mendapat sambutan positif dari penonton maupun kritikus.
Baca juga:
'Toy Story 5' Tayang 19 Juni 2026: Konflik Mainan vs Gadget Jadi Sorotan
Secara komersial, Shrek merupakan salah satu franchise animasi paling sukses sepanjang masa.
Film pertama, Shrek (2001), meraih pendapatan sekitar Rp8,06 triliun. Sekuelnya, Shrek 2, mencatatkan pendapatan sekitar Rp15,22 triliun dan hingga kini masih menjadi film dengan pendapatan tertinggi dalam waralaba tersebut.
Sementara itu, Shrek the Third mengumpulkan sekitar Rp 13,16 triliun, sedangkan Shrek Forever After (2010) meraih pendapatan sebesar USD 513,9 juta atau sekitar Rp 8,38 triliun. (Tka)