Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno

Potongan adegan dalam film The Odyssey. (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - The Odyssey masih menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta film. Selain menyuguhkan visual megah khas Christopher Nolan, film ini juga terus mencatatkan prestasi di box office dunia.

Film terbaru garapan Nolan tersebut telah meraup pendapatan USD 264,1 juta atau sekitar Rp 4,36 triliun (kurs Rp 16.500) secara global.

Capaian itu menjadi rekor pembukaan terbaik sepanjang karier Christopher Nolan, sekaligus melampaui The Dark Knight Rises yang sebelumnya membukukan pendapatan USD 249 juta atau sekitar Rp 4,11 triliun di seluruh dunia.

Namun, bukan hanya visual format IMAX yang mendapat perhatian. Tata musik dan desain audio The Odyssey juga menuai banyak pujian dari para penonton.

Nolan Kembali Percaya pada Ludwig Göransson

Untuk menggarap musik latar The Odyssey, Christopher Nolan kembali bekerja sama dengan komposer peraih Oscar, Ludwig Göransson.

Film ini menjadi kolaborasi ketiga keduanya setelah sebelumnya sukses lewat Tenet dan Oppenheimer.

Meski kali ini Nolan tidak kembali menggandeng Hans Zimmer, banyak penggemar menilai musik garapan Göransson tetap mampu menghadirkan pengalaman sinematik yang kuat.

Di berbagai komunitas penggemar Christopher Nolan di media sosial, soundtrack The Odyssey bahkan menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan.

Baca juga:

Christopher Nolan Cetak Sejarah lewat 'The Odyssey', Film Pertama yang Direkam Sepenuhnya dengan IMAX 70mm

Eksperimen dengan Instrumen Yunani Kuno

Dalam wawancara bersama Hypebeast, Ludwig Göransson mengungkapkan bahwa ia melakukan berbagai eksperimen untuk menciptakan identitas musikal yang berbeda bagi The Odyssey.

Salah satu pendekatan yang digunakan adalah memadukan suara seruling dan lira, alat musik petik khas Yunani kuno, dalam lagu pembuka berjudul When I'm Home yang dibawakan Travis Scott.

Kolaborasi tersebut menjadi proyek kedua Göransson bersama Travis Scott setelah sebelumnya bekerja sama dalam soundtrack film Tenet.

Tak berhenti di situ, Göransson juga mengeksplorasi alat musik Yunani kuno bernama Aulos.

Ia menempatkan mikrofon di berbagai posisi untuk menangkap karakter suara instrumen tersebut dari berbagai sudut. Menurutnya, Aulos memiliki energi yang mengingatkannya pada gitar listrik.

"Instrumen ini terasa seperti rockstar," ungkap Göransson dikutip dari Hypebeast, Kamis (30/7).

Eksperimen tersebut kemudian melahirkan komposisi Siren Song, salah satu musik latar yang menjadi bagian penting dalam film The Odyssey.

Baca juga:

Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'

Absennya Hans Zimmer dalam proyek terbaru Christopher Nolan sempat memunculkan banyak pertanyaan di kalangan penggemar.

Hingga kini, Nolan belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan komposer langganannya itu tidak terlibat dalam The Odyssey.

Namun, spekulasi yang telah beredar sejak tahun lalu menyebut Zimmer sedang fokus menggarap waralaba Dune, proyek yang sejak lama disebut sebagai salah satu impiannya.

Karena itu, banyak pihak meyakini jadwal produksi Dune menjadi alasan utama Zimmer tidak dapat kembali bekerja sama dengan Nolan dalam film ini.

Keputusan Christopher Nolan menunjuk Ludwig Göransson terbukti mendapat respons positif.

Selain sukses secara komersial dengan pendapatan sekitar Rp 4,36 triliun, The Odyssey juga menuai pujian berkat musik latarnya yang menghadirkan nuansa epik melalui eksplorasi instrumen Yunani kuno. (Tka)

#The Odyssey #Film #Soundtrack Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
Film drama komedi “People Pleaser: Si Paling Gak Enakan” produksi LYTO Pictures dibintangi Mawar de Jongh dan tayang di bioskop 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
'People Pleaser' Angkat Fenomena Gak Enakan ke Layar Lebar, Tayang 19 November 2026
ShowBiz
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
Baskara Mahendra akan membintangi film anyar "Ghosting", yang tayang di bioskop Tanah Air 15 Oktober 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Baskara Mahendra Jadi Indigo dalam Film Baru 'Ghosting'
ShowBiz
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
Crazy Taxi akan diadaptasi menjadi film live-action komedi oleh Netflix. Film ini melibatkan tim Sonic the Hedgehog dan penulis The Naked Gun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Crazy Taxi' Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Bawa Kembali Kekacauan dari Era Game
ShowBiz
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
Heart of The Beast dibintangi Brad Pitt sebagai perwira Pasukan Khusus yang terdampar di pedalaman Alaska bersama anjing tempurnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
'Heart of The Beast' Dibintangi Brad Pitt, Kisah Bertahan Hidup di Tengah Alam Ekstrem Alaska
ShowBiz
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
. Ceritanya mengikuti dua mata-mata yang memiliki kehidupan rahasia masing-masing.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Henry Cavill dan Kevin Hart Jadi Mata-Mata di 'Spy Duo'
ShowBiz
'Diablo' Resmi Diadaptasi Jadi Serial Animasi Netflix, Masih dalam Tahap Pengembangan
Netflix sedang mengembangkan serial animasi Diablo. Namun, detail ceritanya masih dikembangkan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
'Diablo' Resmi Diadaptasi Jadi Serial Animasi Netflix, Masih dalam Tahap Pengembangan
ShowBiz
'Avengers: Endgame Encore' Tayang 23 September, Jadi 'Bekal' Menuju 'Avengers: Doomsday'
Avengers: Endgame Encore tayang di bioskop Indonesia pada 23 September 2026 dengan sekitar empat menit materi tambahan dan cuplikan terkait Avengers: Doomsday.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
'Avengers: Endgame Encore' Tayang 23 September, Jadi 'Bekal' Menuju 'Avengers: Doomsday'
ShowBiz
Film 'Juliet and Romeo', Plot Twist Ketika Kisah Cinta Tragis Berubah Jadi Akhir Bahagia
Film Juliet and Romeo menawarkan versi alternatif kisah Romeo dan Juliet. Tayang di bioskop Indonesia pada 25 September 2026 dengan format musikal pop.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Film 'Juliet and Romeo', Plot Twist Ketika Kisah Cinta Tragis Berubah Jadi Akhir Bahagia
ShowBiz
2 Film Horor Indonesia di 24 September 2026, Ada 'Memburu Pemangsa' dan 'Bisikan Desa Gringsing'
Memburu Pemangsa dan Bisikan Desa Gringsing menjadi dua film horor yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
2 Film Horor Indonesia di 24 September 2026, Ada 'Memburu Pemangsa' dan 'Bisikan Desa Gringsing'
ShowBiz
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
Pal 8 Pictures merilis poster terbaru 'Laut Bercerita' yang menampilkan Reza Rahadian sebagai Laut. Film ini tayang di bioskop pada 29 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Laut Bercerita' Rilis Poster Terbaru, Tampilkan Reza Rahadian dalam Kondisi Memprihatinkan
Bagikan