MerahPutih.com - Federasi Sepak Bola Tunisia resmi memecat pelatih kepala Sabri Lamouchi setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026.
Pengumuman pemecatan Lamouchi itu disampaikan melalui akun Instagram resmi federasi tidak lama setelah berakhirnya laga yang berlangsung Senin (15/6) kemarin.
"Kesepakatan telah resmi tercapai untuk memecat pelatih Sabri Lamouchi," Federasi Sepak Bola Tunisia.
Mondher Kebaier Jadi Pengganti
Tunisia masih akan menjalani dua laga lagi di Grup F, yang akan menentukan nasib mereka untuk bisa lolos ke babak gugur.
Baca juga:
Swedia vs Tunisia: Duel Dua Negara yang Buta Kekuatan Lawan Setelah 23 Tahun Berpisah
Mereka dijadwalkan menghadapi Jepang pada 21 Juni sebelum menyelesaikan pertandingan grup melawan Belanda 26 Juni.
Sebagai langkah cepat untuk menyelamatkan tim di sisa turnamen sepak bola terakbar ini, posisi pelatih kepala yang lowong akan segera diisi oleh mantan pelatih Tunisia terdahulu Mondher Kebaier.
"Rencana sedang disusun untuk menunjuk Mondher Kebaier sebagai pelatih tim nasional (sementara) untuk menyelesaikan pertandingan Piala Dunia." Federasi Sepak Bola Tunisia
Karier Singkat Cuma Bertahan 5 Pertandingan
Lamouchi, 54 tahun, yang bertugas pada Januari sudah mendapat kecaman setelah kekalahan 0-5 dari Belgia dalam pertandingan pemanasan Piala Dunia pada 6 Juni di Brussels.
Baca juga:
Hujan Gol di Laga Belgia Vs Tunisia, Wakil Afrika Pulang Kampung
Masa kepemimpinan pelatih berusia 54 tahun terbilang singkat, karena hanya memimpin Tunisia dalam lima pertandingan.
Timnas Tunisia mengalahkan Haiti 1-0 dalam pertandingan pertama di bawah Lamouchi, tetapi hanya mencetak satu gol dalam empat pertandingan berikutnya.
Lamouchi adalah mantan gelandang yang lahir di Prancis tetapi memiliki kewarganegaraan ganda Prancis dan Tunisia. Sebagai gelandang dalam karier bermainnya, Lamouchi mencatatkan 12 penampilan untuk Prancis.
Untuk karier kepelatihannya dilansir dari BolaSkor.com, Lamouchi pernah menangani Rennes, Nottingham Forest, dan tiga tahun bersama timnas Pantai Gading, yang dipimpinnya di Piala Dunia 2014. (*)