MerahPutih.com - Timnas Vietnam berada di ambang juara ASEAN Championship 2026 setelah mengantongi keunggulan 2-0 atas Thailand pada leg pertama final. Dengan keunggulan tersebut, mereka berpeluang besar untuk mempertahankan gelar juara.
Namun, pelatih Kim Sang-sik menolak terlena dan menegaskan gelar belum sepenuhnya berada dalam genggaman. Hal ini disampaikan jelang Vietnam menjalani laga penentuan leg kedua di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu, 26 Agustus.
Kim Sang-sik meminta anak asuhnya tetap fokus penuh karena 90 menit terakhir akan menjadi penentu apakah Vietnam kembali mengangkat trofi.
Besok adalah pertandingan terakhir. Para pemain telah berlatih keras dan mempersiapkan diri selama dua bulan untuk mencapai pertandingan terakhir. Kami akan terus berusaha dan memberikan yang terbaik untuk menciptakan kenangan indah bagi semua orang,
> >ujar Kim Sang-sik.
Baca juga:
Timnas Vietnam Ingin Terus 'Menghidupkan' Kegembiraan, Cegah Thailand Balas Dendam
Kim Sang-sik: Keunggulan 2-0 Belum Menjamin Gelar
Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut laga final leg kedua bisa menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Vietnam. Namun, menurutnya, para pemainlah yang akan menentukan sejarah tersebut di atas lapangan.
“Besok akan tercatat dalam sejarah sepak bola Vietnam. Orang-orang yang menulis sejarah adalah para pemain,” kata Kim.
Kim menganggap keunggulan 2-0 belum cukup untuk memastikan Vietnam menjadi juara.
Kami memiliki sedikit keuntungan, tetapi saya belum memiliki apa pun di tangan saya, belum memegang apa pun dengan pasti. Di dalam saku saya juga belum ada apa-apa,
tegasnya.
Kim meminta para pemain Vietnam tampil tanpa rasa puas diri dan menjaga konsentrasi hingga peluit akhir.
“Kami akan berusaha sekuat tenaga, tidak lengah, untuk kembali menjadi juara,” ujarnya.
Kim juga menyoroti pengorbanan para pemain selama menjalani persiapan. Selama hampir dua bulan, mereka harus mengurangi waktu bersama keluarga demi fokus membela Vietnam.
“Kami telah mempersiapkan pertandingan besok selama dua bulan terakhir. Tidak banyak waktu untuk bertemu keluarga, istri, dan anak-anak. Itulah yang telah kami lakukan hingga hari ini,” tutur Kim.
Baca juga:
Kim Sang-sik Jawab Tantangan Selebrasi
Ia percaya setiap pemain sudah memahami tugas masing-masing dan siap menghadapi pertandingan dengan mental terbaik. Kim pun mengajak suporter memenuhi Stadion My Dinh untuk memberikan dukungan langsung.
“Saya berharap para suporter datang sebanyak mungkin untuk memberikan kekuatan tambahan kepada tim dalam pertandingan penting ini,” katanya.
Kim juga memberikan jawaban santai ketika ditanya apakah dirinya akan melakukan selebrasi kemenangan jika Vietnam berhasil mengangkat trofi.
Jika para pemain dan suporter menginginkannya, saya akan melakukannya,
kata Kim, sembari berharap bisa merayakan gol Nguyen Dinh Bac dengan tarian bersama.