Tim Jokowi-Ma'ruf Amin Enggan Terlena Hasil Survei

Rabu, 28 November 2018 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Anggota tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding optimis pasangan yang diusungnya mampu memenangkan Pilpres 2019.

Hal tersebut diungkapkan Karding menanggapi hasil survei Median yang menyebut elektabilitas Jokowi belum aman karena masih di bawah 50 persen.

Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa elektabilitas Jokowi berada pada angka 47,7 persen sementara penantangnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berada pada angka 35,5 persen terpaut sekitar 12 persen.

"Kami baca itu rata-rata elektabilitas Pak Jokowi di angka 53 ke atas di atas 50 persen pengecualian Median ini. Pilpres masih 5 bulan dan cukup banyak waktu untuk membangun satu narasi yang bisa menaikan elektabilitas Pak Jokowi karena sejak awal kami optimis bahwa Pak Jokowi akan memenangkan pertarungan," kata Karding di Jakarta, Rabu (28/11).

Politisi PKB ini menuturkan optimismenya karena Jokowi memiliki track record yang baik dibandingkan calon yang lain. "Dari sisi kepemimpinan beliau sederhana, menyapa dan melayani sekaligus komunikatif dengan rakyat itu satu modal penting," ungkapnya.

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan pada Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Islamic Center Lampung Timur, Lampung (@sekretariat.kabinet)

Di samping itu, 4 tahun prestasi Jokowi selama menjabat merupakan sesuatu yang luar biasa. Dia menyebut, di era Jokowi inilah capaian-capaian di berbagai bidang sangat spektakuler, bidang kesejahteraan sosial ekonomi dan bidang infrastruktur itu menonjol sekali sebenarnya.

Namun demikian, tambah Karding capaian itu belum maksimal tersosialisasi kepada masyarakat sehingga mereka belum mengetahui betul program yang akan dituju oleh Jokowi.

Sehingga, ke depannya tim akan lebih massif mengkampanyekan program dan keberhasilan beliau untuk terus merebut simpati masyarakat.

"Memang ada hal yang perlu diperbaiki. Yang pertama adalah masyarakat belum mengetahui secara masif. Saya berharap kementerian atau lembaga secara massif menginformasikan hasil-hasil kerja yang dicapai lembaga dan kementerian tersebut sebagai bagian dari instrumen Pak Jokowi sebagai presiden," imbaunya. (fdi)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan