Tiga Provinsi Paling Rawan Konflik dalam Indeks Kerawanan Pemilu

Rabu, 29 November 2017 - Zaimul Haq Elfan Habib

MerahPutih.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merilis indeks kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah 2018. Sebanyak tiga provinsi dinilai memiliki kerawanan tinggi, yaitu Papua, Kalimantan Barat, dan Maluku.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, indikasi tingginya tingkat kerawanan di daerah tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Misalnya, Pemilihan Gubernur Papua ditentukan oleh dimensi partisipasi. Hal itu disebabkan, partisipasi pemantau pemilu dan perlindungan terhadap hak pilih yang minim.

Sedangkan, kerawanan tinggi Pilgub Maluku ditentukan dimensi penyelenggaraan, terutama berkaitan dengan integritas dan profesionalitas penyelenggara.

Sementara penyebab kerawanan tinggi pada Pilgub Kalimantan Barat ada pada dimensi kontestasi, di antaranya disebabkan oleh maraknya politik identitas, penggunaan isu SARA, dan politisasi birokrasi.

"Provinsi dikategorikan tinggi kerawanannya Jika nilainya antara 3,00 hingga 5,00. Provinsi yang mendapat nilai antara 2,00 dan 2,99, masuk kategori sedang. Sementara rendah, jika skornya 0-1,99. Ketiga provinsi ini, memiliki skor di atas 3," kata Abhan saat merilis IKP Pilkada 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (28/11).

Adapun, hasil penelitian pada tingkat kabupaten/kota menunjukkan, terdapat enam wilayah yang masuk kategori kerawanan tinggi. Keenam daerah tersebut adalah Kabupaten Mimika (skor 3,43), Kabupaten Paniai (skor 3,41), Kabupaten Jayawijaya (skor 3,40), Kabupaten Puncak ( skor 3,28), Kabupaten Konawe (skor 3,07), dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (skor 3,05). (Fdi)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan