Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan kenaikan pangkat istimewa terhadap tiga orang anggota Polri yang meninggal dunia akibat bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam.
"Berdasarkan keputusan kapolri 531 V 2017, kenaikan pangkat luar biasa anumerta setingkat lebih tinggi ke seluruh korban yang gugur dalam jalankan tugas negara," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto saat membacakan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/5).
Sebagai pimpinan Polri, Setyo mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya tiga anggota Polri saat melaksanakan tugas mengamankan pawai damai tahrib Ramadan.
"Kami juga prihatin jatuhnya korban masyarakat sipil yang tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa. Semoga yang dirawat diberikan kesembuhan dan kembali sedia kala," jelas Setyo.
Hingga kini, total ada 11 orang mengalami luka-luka dan 4 orang meninggal dunia. 4 orang yang meninggal terdiri dari 3 anggota Polri dan 1 orang terduga pelaku pengeboman.
Sementara 11 orang luka-luka saat ini dibawa ke beberapa rumah sakit. Di RS Premier jatinegara terdapat 5 korban, RS Polri 1 korban, RS Budi Asih 3 Korban dan RS Hermina 3 korban. (Ayp)
Baca juga berita terkait bom Kampung Melayu di: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Bandung