MerahPutih.com - Tiga dokter spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan dinyatakan positif COVID-19. Untuk itu, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ditutup tiga hari.
Penutupan tersebut berdasarkan pengumuman yang ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Tarakan, M. Hasbi Hasyim di Tarakan, Minggu (22/11). Penutupan berlaku mulai Senin (23/11) sampai Jumat (27/11).
Baca Juga
Update COVID-19 Minggu (22/11) 497. 668 Positif, 418.188 Sembuh
Ada tiga layanan yang tidak beroperasi yakni instalasi gawat darurat (IGD), instalasi rehab medik (fisioterapi) dan instalasi bedah sentral. Sedangkan, untuk pelayanan rawat jalan (poliklinik) buka kembali pada tanggal 30 November.
Sebanyak tiga orang dokter yang positif COVID-19 di RSUD Tarakan itu yakni berinisial R, DM dan J.
"Saat ini ketiga dokter tersebut menjalani isolasi mandiri untuk kategori orang tanpa gejala (OTG)," kata Hasbi Hasyim dikutip Antara.
Sementara itu, kasus positif COVID-19 juga melonjak di Kota Tarakan dengan adanya penambahan 47 pasien terkonfirmasi positif dan dua orang meninggal dunia sehingga jumlah kumulatif yang meninggal tujuh orang.
Jumlah kumulatif kasus konfirmasi sebanyak 563 orang dan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 sebanyak 393 orang. (*)
Baca Juga