MerahPutih.com - Andalan Timnas Futsal Indonesia, Wendy Brian Lindrey Ick menegaskan bahwa pemain tidak merasa terbeban tampil di final AFC Futsal Asian Cup atau Piala Asia Futsal 2026 versus (vs) Iran. Laga akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2).
Menurutnya, Timnas Futsal Indonesia justru termotivasi. Timnas pun siap untuk berjuang maksimal mengalahkan Iran, tim tersukses Piala Asia Futsal.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers jelang laga final melawan Iran.
Indonesia lolos ke final setelah menang dramatis 5-3 atas Jepang di semifinal. Adapun Iran menekuk Irak 4-2.
Bagi Indonesia, ini merupakan final pertama. Dalam 11 edisi yang telah diikuti, pencapaian terbaik yakni perempat final.
Baca juga:
Adapun bagi Iran ini menjadi final ke-16 sejak edisi pertama pada 1999. Dalam 15 kesempatan di final, Iran memenangi 13 di antaranya untuk merengkuh gelar juara.
"Bagi saya tidak ada tekanan sama sekali, karena ini kali pertama Indonesia masuk final,” jelas Brian Ick.
“Justru untuk memotivasi diri, saya merasa ini adalah rumah kita. Saya dan teman-teman tidak mau kalah di rumah sendiri," tegas Brian.
Hal ini sekaligus mengamini pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. Menurut Souto, beban justru ada pada Iran.
"Tekanan itu ada di hal lain, bukan di futsal. Futsal adalah kenikmatan (pleasure), bukan tekanan (pressure). Bagaimana kami bisa merasa tertekan jika ini adalah final pertama kami? Iran-lah yang seharusnya tertekan. Mereka wajib menang karena tradisi juara mereka," ujar Hector Souto.
"Dari 105 pertandingan di AFC, Iran hanya kalah 4 kali. Mereka juara 13 kali dari 17 edisi. Jika mereka kalah besok, itu adalah kegagalan besar bagi mereka. Kami bisa gagal (karena underdog), tapi mereka tidak boleh," tambahnya. (*)