Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

The EndGame, Ironi Pemberantasan Korupsi Negeri Aing

Ikhsan Aryo Digdo - Selasa, 16 November 2021

"Saya Kristen. Apa dasarnya dibilang Taliban?" kata Herbert Nababan, mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan logat Batak kentara menepis tudingan ada 'Polisi Taliban' di Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pengurus di wadah pegawai KPK, menurutnya berasal dari pelbagai latar berlakang agama, suku, dan ras. "Orang nan ngomong Taliban itu mungkin harus diajak duduk ngopi benar itu," sambungnya dikutip dari film dokumenter The EndGame garapan Watchdoc.

Baca Juga

Eks Bupati Kukar Dicecar Soal Peran Azis Rekomendasikan Robin Urus Perkara di KPK

Di film besutan sutradara Dandhy Laksono tersebut terpampang jelas siapa pendengung tudingan 'Polisi Taliban'. Di menit 4.42 terdapat potongan tayangan kanal Youtube Cokro TV menampilkan sosok Denny Siregar, penulis buku Tuhan dalam Secangkir Kopi, mengutarakan keberadaan 'Polisi Taliban' di internal KPK.

"Dan bukan kabar baru lagi di internal KPK ada namanya 'Polisi Taliban'," kata Denny dengan suara berbisik.

Tudingan tersebut nan menyasar orang-orang tertentu di dalam internal KPK ditempatkan di awal film, berdampingan dengan potongan rekaman peristiwa upaya pelemahan KPK dari masa ke masa, mulai kasus Cicak Versus Buaya jilid 1, 2, dan 3, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, dan revisi UU KPK, lalu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Namun, di antara rekaman peristiwa upaya pelemahan KPK tersebut menyisip gambaran dukungan masyarakat dari pelbagai elemen mendukung penuh penguatan KPK, meski harus berhadap-hadapan dengan aparat keamanan, seperti pada aksi #ReformasiDikorupsi pada 2019.

Baca Juga

Maskur Husain Benarkan Azis Syamsuddin Beri Uang Rp 3,15 Miliar untuk Perkara Lampung Tengah

Meski begitu, di dalam film, permasalah anyar menyeruak berkait 75 pegawai KPK tak lolos TWK. Mengapa pegawai tak lolos TWK jadi persoalan penting untuk diketengahkan dalam film tersebut?

The EndGame tak sebatas menyajikan betapa penting peranan dan capaian para pegawai KPK tak lolos tes TWK, melainkan pula kesaksian mereka bagaiamana prosedur, materi, dan pertanyaan di dalam TWK sangat problematik.

endgame
Novel Baswedan, mantan penyidik KPK, saat memberi kesaksian di The EndGame. (Watchdog)

"Bagaimana pendapat ibu tentang hijab panjang, bercadar?" kata Nova, mantan pegawai di Jaringan Kerjasama KPK, meniru pertanyaan di sesi wawancara TWK terhadapnya. "Kalau transfusi darah beda agama itu seperti apa, bu?".

Di dalam sesi wawancara, Tri Artining Putri atau biasa disapa Puput, mantan Humas KPK, mengonfirmasi terdapat praktik tak bersesuain dengan isu pemberantasan korupsi, seperti ada pegawai diminta syahadat ulang, diminta baca doa makan, bahkan ada disuruh memilih antara Pancasila dan Al-Quran.

Baca Juga:

KPK Dalami Fee yang Diterima Azis Syamsuddin Terkait DAK Lampung Tengah

Segendangsepenarian, tes tertulis pun terdapat beberapa pertanyaan problematik. Di dalam skema jawaban setuju atau tidak setuju, menurut Tata Khoiriyah, mantan staf Humas KPK, muncul pernyataan "Semua China itu sama?". "Nah, buat saya jawaban ini sangat dilematis," katanya. "Saya enggak tahu penerjemahan kata 'semua China itu sama' seperti apa?".

Pada tes TWK, menurut Novel Baswedan, mantan penyidik KPK, meski jawabannya berpura-pura semua serbabaik bahkan tanpa peduli integritas hasilnya tetap sama. "Karena saya yakin Tes Wawasan Kebangsaan ini hanya alat. Alat untuk menyingkirkan, target mereka kan mau menyingkirkan," kata Novel.

endgame
Rizka Anungnata, mantan penyidik KPK, pernah hampir menangkap Harun Masiku. (Watchdog)

Para pegawai tak lolos TWK tersebut kebanyakan justru orang-orang dengan rekam jejak gemilang menangani kasus-kasus besar menyeret nama besar di jagad perpolitikan tanah air.

"Insya Allah, kalau masih diberikan kepercayaan kita akan coba bongkar semua. Kalau misalnya lewat masa-masa ini," kata Rizka Anungnata, mantan penyidik KPK, pemburu Harun Masiku.

Namun, begitu film The EndGame telah tayang dan ditonton 4,5 ribu pasang mata, status pemberi kesaksian tersebut sudah resmi tak menyandang gelar sebagai pegawai KPK, EndGame. (bed)

Baca Juga:

Trik Ngebul Eks Waketum AMPG Hindari Media Usai Diperiksa KPK terkait Suap Azis

Baca Artikel Asli