Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Kamis, 22 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Dalam lawatannya ke Inggris, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan puluhan profesor dari 24 universitas ternama Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama pendidikan, khususnya di bidang kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
“Bapak Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas top di Inggris Raya. Ada King’s College, Oxford, Imperial College, University of Edinburgh, dan 20 lainnya. Intinya, pertama ada kerja sama pendidikan,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di London, Inggris, Rabu (21/1) waktu setempat.
Baca juga:
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Teddy menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo mengajak universitas-universitas terkemuka Inggris untuk bekerja sama membangun 10 universitas baru di Indonesia. Langkah ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
“Nanti beliau akan buat di Indonesia. Harapannya dengan profesor-profesor dari top university di Inggris akan bisa kerja sama,” kata Teddy.
Menurutnya, kerja sama yang dibahas mencakup peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Inggris, sekaligus pembangunan kampus universitas Inggris di Indonesia.
“Ada penambahan mahasiswa yang kuliah di sini, kemudian ada juga pembuatan kampus dari mereka di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga:
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Selain pembangunan kampus, Prabowo juga berharap para profesor dari universitas Inggris dapat mengajar langsung di Indonesia melalui skema pertukaran dosen.
Teddy menuturkan, saat ini beberapa universitas Inggris bahkan telah memiliki kampus di Indonesia, salah satunya berada di Singosari, Malang, Jawa Timur.
“Kita sudah punya di Singosari. Kedua, nanti pertukaran dosen. Jadi ada profesor mereka yang akan mengajar di universitas kita,” jelasnya.
Melalui kerja sama dengan universitas-universitas yang tergabung dalam Russell Group—yang dikenal sebagai asosiasi universitas riset terkemuka seperti University of Oxford, University of Cambridge, dan Imperial College London—Prabowo berharap kualitas pendidikan tinggi nasional semakin meningkat.
“Harapannya ranking universitas di Indonesia bisa naik di level dunia,” pungkas Teddy. (Pon)