MerahPutih.com - Rencana Pemerintah Kota Jakarta Selatan menjadikan kawasan Taman Puring sebagai taman difabel pasca-kebakaran ditolak para pedagang.
Baca juga:
Taman Puring Bakal jadi Ruang Ramah Disabilitas, Ditetapkan sebagai Prioritas Pemprov DKI
Mereka menegaskan komitmen awal pemerintah adalah merevitalisasi pasar, bukan mengalihfungsikan kawasan yang telah menjadi sumber penghidupan selama puluhan tahun.
Baru dengar kalau akan dijadikan taman difabel. Sedangkan kami itu sangat berharap selama sembilan bulan di sini, dengan kondisi janjinya Pak Gubernur itu akan dibangun lagi,
kata Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun, saat ditemui awak media, Rabu (20/5).
Pedagang Tagih Janji Revitalisasi
Sejak kebakaran pada Juli 2025, pedagang mengaku bertahan dengan membangun tenda mandiri agar aktivitas jual beli tetap berjalan.
Baca juga:
Gubernur Pramono Janji Perbaiki Pasar Taman Puring Usai Terbakar Hebat
Saat ini berdasarkan data Antara, terdapat 180 pedagang yang masih bertahan di lokasi bekas kebakaran, dari sebelumnya lebih dari 500 pedagang.
Kami hanya meminta sesuai janji awal saja, pasar ini direvitalisasi dan dibangun kembali menjadi pasar,
tegas Asmun.
Usulan Pemkot Jaksel
Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar sebelumnya mengusulkan pembangunan taman difabel di Taman Puring saat peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru.
Bapak Gubernur, kalau diizinkan, saya mau bikin taman disabilitas, supaya di Jakarta Selatan ada, kita buat di situ (Taman Puring),
kata Anwar.
Anwar menambahkan penataan kawasan sudah dilakukan, dengan pedagang pindah secara mandiri sehingga lokasi dapat segera diratakan. “Insya Allah, kita kembalikan refungsi menjadi taman kurang lebih 3.000 meter,” tandasnya. (*)